Piala Sudirman 2019

Ni Ketut Kaget dan Senang Masuk Tim Piala Sudirman 2019

Eng Hian memang hanya mengirim 3 nama dalam tim Piala Sudirman 2019 yakni Greysia Polii, Apriyani Rahayu, dan Ni Ketut Mahadewi Istarani.

Ni Ketut Kaget dan Senang Masuk Tim Piala Sudirman 2019
PBSI
Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani di Perancis Terbuka 2018 

KETATNYA persaingan membuat pebulu tangkis ganda putri Ni Ketut Mahadewi Istarani terkejut namanya masuk dalam tim Piala Sudirman 2019.

Ketut menjadi pemain cadangan jika pemain inti Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengalami masalah selama turnamen.

Pelatih kepala ganda putri PBSI Eng Hian memang hanya mengirim 3 nama dalam tim Piala Sudirman 2019 yakni Greysia Polii, Apriyani Rahayu, dan Ni Ketut Mahadewi Istarani.

"Kaget. Saya tidak menyangka bisa masuk tim Piala Sudirman. Pastinya senang, mudah-mudahan kalau diturunkan saya bisa memberikan yang terbaik buat tim," kata Ketut dikutip dari laman resmi klub.

Ketut berharap meskipun berangkat dengan hanya mengandalkan satu pasangan tetap, tim ganda putri bisa tampil maksimal dan menyumbang kemenangan bagi tim Indonesia.

Divock Origi, Pembuka Harapan Liverpool

Ia juga mengaku siap untuk dipasangkan dengan siapa saja, baik dengan Greysia maupun Apriyani.

"Kalau sudah terpilih masuk tim, berarti sudah punya tanggungjawab. Sudah harus siap dipasangkan dengan siapa saja, sudah tidak ada alasan lagi," ujar pemain kelahiran Tabanan, Bali, 12 September 1994 ini.

"Saya berharap nomor ganda putri bisa menyumbang poin untuk Indonesia di setiap pertandingan. Saya percaya dengan teman-teman semua yang terpilih masuk tim inti, menurut saya kali ini Indonesia punya peluang untuk juara," lanjutnya.

Jelang keberangkatan menuju Nanning, Tiongkok, pada Rabu (15/5/2019), Ketut sudah mendapat program latihan khusus dari sang pelatih.

"Program latihannya lebih banyak ke penguatan daya tahan di dalam lapangan dan menambah power supaya bisa lebih tahan lama," jelasnya.

"Kami juga dapat jadwal latihan tambahan. Programnya lebih ke spesifik memperbaiki kekurangan individu masing-masing," sambungnya.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved