Semarak Ramadan

Pemkot Tangsel Minta Remaja Santuni Janda Tidak Mampu Ketimbang SOTR

Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pendidikan mengimbau pemuda dan pemudi untuk tidak melakukan Sahur on the Road (SOTR) selama Ramadan.

Pemkot Tangsel Minta Remaja Santuni Janda Tidak Mampu Ketimbang SOTR
Istimewa
Ilustrasi kegiatan sahur on the road 

Maraknya kegiatan sahur on the road yang dilaksanakan oleh remaja-remaja sepanjang bulan Ramadan ternyata menimbulkan kekhawatiran untuk sejumlah pihak.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pendidikan mengimbau pemuda dan pemudi untuk tidak melakukan Sahur on the Road (SOTR) selama Ramadan 1440 H.

"SOTR dengan kendaraan bermotor akan sangat beresiko kecelakan dan berpotensi tawuran. Apalagi anak SMP (Sekolah Menengah Pertama) belum punya SIM (Surat Izin Mengemudi)," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Taryono melalui keterangan tertulis, Rabu (8/5/2019).

Taryono berpendapat, bulan suci Ramadan harus diisi dengan hal yang bermanfaat dan meninggalkan kegiatan yang dianggap dapat memicu keributan seperti SOTR.

"Lebih baik tingkat kegiatan yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan berbasis sekolah dan kepedulian sosial," terang Taryono.

Kegiatan berbasis sekolah, kata Taryono, adalah kajian Alquran, tadarus, dan mengahap Alquran.

Sedangkan kegiatan Ramadan yang berbasis sosial dapat berupa santunan untuk janda tidak mampu dan anak yatim.

"Pelajar bisa langsung datang ke panti asuhan ataupun mendatangi tempat tinggal janda-janda tidak mampu," imbuh Taryono.

Kegiatan bakti sosial misalnya membersihkan masjid dan mushalla juga dapat menjadi pilihan bagi para remaja untuk menghabiskan waktu selama Ramadan.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved