Bulan Suci Ramadan

Melatih Anak Berpuasa Bulan Suci Ramadan Disesuaikan Kemampuan Anak

"Jangan karena buru-buru dan anak mengantuk saat sahur hanya diberi roti putih dan selai cokelat saja."

Melatih Anak Berpuasa Bulan Suci Ramadan Disesuaikan Kemampuan Anak
Aaj News
Ilustrasi melatih anak bersantap sahur dan berpuasa 

Dari segi medis anak-anak sudah bisa diajarkan untuk berpuasa. Jika tidak kuat berpuasa sehari penuh, anak-anak berpuasa secara bertahap dulu.

Ahli gizi, Dr Juwalita Surapsari M Gizi SpGK mengatakan, anak-anak bisa berpuasa ketika status gizi baik.

Tapi, jika berat badan anak kurang, maka orang tua jangan memaksanya berpuasa karena cadangan energinya tidak cukup.

Dari sisi usia juga disesuaikan dengan kemampuan anak. Misalnya anak usia 7 tahun ketika tidak kuat sampai Maghrib bisa setengah hari dulu, buka.

Setelah itu, anak bisa melanjutkan puasanya hingga maghrib.

Anak-anak juga sudah bisa diajarkan bangun saat sahur, berbuka, dan melanjutkan berpuasa lagi ketika belum sampai maghrib.

Iming-iming Hadiah Untuk Anak yang Berpuasa Saat Bulan Suci Ramadan, Ini Alasannya

Ada 3 Fase Dalam Bulan Ramadan yang Perlu Anda Ketahui Agar Tidak Sia-Sia Puasanya

Saat sahur dan berbuka, anak-anak harus mendapat asupan gizi  komposisi lengkap. Ada karbohirat, protein, vitamin dan mineral serta air putih cukup.

"Jangan karena buru-buru dan anak mengantuk saat sahur hanya diberi roti putih dan selai cokelat saja," ujar Juwalita saat menjadi pembicara di media briefing Panduan Nutrisi Selama Berpuasa Pada Kondisi Khusus di Senayan City, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Dia menyarankan, anak jangan dibangunkan secara mendadak. Sebaiknya satu jam sebelum makan sudah dibangunkan.

Ajak anak menyiapkan makanan, ketika makan mood-nya sudah bagus. Sebaiknya makan sahur mendekati imsak agar tidak menambah waktu berpuasa.

Dokter dari RS Pondok Indah ini juga mengingatkan agar anak tetap minum susu buat menambah cadangan protein, karbohidrat sehingga sewaktu-waktu diperlukan bisa dilepaskan.

Selain itu, anak-anak juga mengonsumsi sayuran dan buah sebagai bahan serat agar proses pengosongan lambung lebih panjang. 

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved