Kesehatan

Tes Darah Menjadi Cara Terbaru Mendiagnosa Preeklampsia pada Ibu Hamil Lebih Cepat

Dokter telah mengandalkan gejala untuk diagnosis selama bertahun-tahun, tetapi beberapa pasien tidak menunjukkan apa pun.

Tes Darah Menjadi Cara Terbaru Mendiagnosa Preeklampsia pada Ibu Hamil Lebih Cepat
New York Post
Ilustrasi pemeriksaan ibu hamil 

Preeklampsia adalah komplikasi yang berpotensi mengancam jiwa bagi wanita hamil di seluruh dunia.

Meskipun dokter memantau tekanan darah dan protein dalam urine selama kehamilan, kondisi tersebut sering tidak terdiagnosis hingga menjelang persalinan.

Kasus preeklamsia pada ibu hamil yang paling serius bahkan dapat menyebabkan kerusakan organ atau kematian karena tekanan darah tinggi pada ibu hamil.

Menurut The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, sekitar 4 persen wanita hamil mengalami preeklamsia di Amerika Serikat.

Namun kini, para peneliti dari Inggris telah menemukan tes  darah pada ibu hamil dapat mendiagnosis preeklamsia  lebih cepat untuk mencegah komplikasi berbahaya.

Tim peneliti King's College London telah menggunakan tes darah dalam placental growth factor atau faktor pertumbuhan plasenta (PlGF) untuk membantu dokter.

Studi itu diterbitkan dalam jurnal Lancet pada April 2019.

Gerhana Matahari Berpengaruh Terhadap Ibu Hamil, Itu Hoaks atau Fakta?

Untuk pengujian, para peneliti secara acak menyurvei lebih dari 1.000 wanita dengan dugaan preeklamsia dalam dua kelompok.

Satu kelompok dipantau dan diagnosis preeklampsia biasa bersama pengujian PlGF yang dirahasiakan dokter.

Sedangkan kelompok lainnya menggunakan hasil tes darah untuk membantu diagnosis.

Halaman
123
Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved