Pemain Timnas Futsal Sambut Kembalinya Coach Justinus Lhaksana yang Dikenal Disiplin dan Tegas

Pemain futsal tim nasional menyambut kembalinya pelatih Justinus Lhaksana yang dianggap bertangan dingin dan tegas menangani pemain.

Pemain Timnas Futsal Sambut Kembalinya Coach Justinus Lhaksana yang Dikenal Disiplin dan Tegas
Warta Kota/Gisesya Ranggawari
Pemain senior futsal Indonesia, Randy Satria. 

Justinus Lhaksana 'turun gunung' untuk kembali menangani Timnas Futsal Indonesia.

Pelatih yang akrab disapa Justin permah menjadi salah satu tokoh yang mempopulerkan futsal di era 2000-an dan sempat menjabat sebagai pelatih dan direktur teknik Timnas Futsal Indonesia.

Vakum lima tahun di futsal, Federasi Futsal Indonesia (FFI) kembali ingin menggunakan jasa Justin, kini Justin akan menjadi penasihat teknis Timnas yang membantu pelatih kepala Kensuke Takahashi.

Tim Futsal Kategori SD Jakarta Utara Jadi Pemenang FORST DKI Jakarta

Kembalinya Justin yang terkenal tegas ke Timnas Indonesia juga diapresiasi oleh pemain senior Timnas Indonesia, Randy Satria.

Randy yang menjadi langganan Timnas Futsal Indonesia ini menyebut ketegasan Justin mampu membuat anak asuhannya disiplin, seperti yang dilakukannya pada era 2010-an lalu.

"Bagus ya (kembalinya Justin), karena Coach Justin itu tidak pernah pandang bulu, sangat tegas," kata Randy kepada Warta Kota, Jumat (3/5/2019) di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

"Pemain senior yang dulu saja disamaratakan sama dia apalagi yang sekarang. Tentunya bagus untuk membuat para pemain disiplin," tambahnya.

Dengan hadirnya Justin menjadi penasihat teknik yang bertugas menjaga kedisiplinan dan mental pemain, Randy yang akrab disapa Akang itu juga menilai Justin bisa membuat pemain low profile.

Indonesia Raih Juara Ketiga AFF MNC Futsal Championship 2018

Sebab, ketegasannya yang tidak pernah pandang bulu membuat pemain tidak ada yang berstatus bintang atau underdog di dalam timnas futsal Indonesia.

"Saya pikir mungkin dengan adanya coach Justin rasa disiplin anak-anak bisa lebih bagus. Bisa juga semakin low profile dan tidak usah terlalu berlebihan merasa pemain bintang," tutur Akang.

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved