Menteri Nasir Targetkan 11 PTN Masuk 500 Besar Kampus Terbaik Dunia, Butuh Dana Rp 10 Triliun

Untuk menemani ketiga kampus itu, Nasir mendorong delapan PTN lainnya masuk QS World University.

Menteri Nasir Targetkan 11 PTN Masuk 500 Besar Kampus Terbaik Dunia, Butuh Dana Rp 10 Triliun
Istimewa
MENTERI Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) RI Mohamad Nasir 

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (

Penguatan Riset, Kemenristekdikti Kerjasama dengan NWO

), Mohamad Nasir, menargetkan 11 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) asal Indonesia masuk 500 besar peringkat kampus terbaik pada tahun 2024.

Nasir mengungkapkan, sampai saat ini baru ada tiga PTN Berbadan Hukum (PTN-BH) yang tercatat masuk 500 besar Quacquarelli Symonds(QS) World University hingga 2019.

Ketiga PTN tersebut adalah Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

ITB, Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi Kemristekdikti

 

Meski telah masuk QS World University, Menteri Nasir juga berharap ketiga kampus elite dalam negeri itu terus memperbaiki peringkat.

"Universitas Indonesia sekarang sudah (peringkat) 292, kita ingin dorong bisa masuk di angka 200. ITB di 340, bagaimana kita dorong ke 200. Universitas Gadjah Mada (UGM) 390 bagaimana kita dorong menjadi 200," kata Nasir pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 di Kampus UI Depok, Kamis (2/5/2019).

KAMPUS Universitas Indonesia (UI) Kota Depok
KAMPUS Universitas Indonesia (UI) Kota Depok (Istimewa)

Untuk menemani ketiga kampus itu, Nasir mendorong delapan PTN lainnya masuk QS World University.

Kedelapan kampus itu yakni Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Airlangga, Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Hasanuddin (Unhas), serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

"Dana yang telah dialokasikan untuk riset sendiri sudah sebesar Rp 950 miliar. Kami ingin agar tahun 2020 nanti dana yang dialokasikan bisa meningkat.
Khususnya untuk mendorong peningkatan peringkat kelas dunia," kata Nasir.

Ini Link Pengumungan UTBK SBMPTN Gelombang 1 Sesi 13 April 2019

Demi PTN Indonesia bertengger di puncak dunia, Nasir mengaku akan mengajukan dana riset sebesar Rp 10 triliun pada tahun 2020.

"Dananya untuk pengembangangan riset, staff mobility, dosen asing ke Indonesia atau sebaliknya Indonesia ke luar negeri, mahasiswa dan semua harus kita lakukan, research collaborate," ucapnya

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved