Sam-A Tak Ingin Gelarnya Dicuri Haggerty

Petarung Inggris, Jonathan Haggerty siap merebut gelar juara dunia dari tangan petarung Thailad, Sam-A Gaiyanghadao.

Sam-A Tak Ingin Gelarnya Dicuri Haggerty
Warta Kota/Eko Priyono
Priscilla berpose usai menjalani latihan terbuka di Syena Martial Arts Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (30/4).

Petarung asal Thailad, Sam-A Gaiyanghadao tak ingin gelar juara dunia miliknya direbut Jonathan Haggerty.

Sam-A Gaiyanghadao, juara bertahan one flyweight muay thai, siap mempertahankan gelar juara dunia miliknya pada duel One Championship 2019 bertajuk "One: For Honor" di Istora Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (3/5/2019) mendatang.

"Lawan saya kali ini masih muda dan lapar kemenangan. Tapi saya ingin mempertahankan gelar ini karena menjadi sebuah kebanggaan buat Thailand. Saya telah menyiapkan diri untuk mempertahankan sabuk juara dan membawa kemenangan untuk negara saya," ujar Sam-A Gaiyanghadao dalam sesi latihan resmi di Syena Martial Arts Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).

Jonathan Haggerty (kanan) melepaskan sikutan ke arah lawannya dalam sebuah pertarungan.
Jonathan Haggerty (kanan) melepaskan sikutan ke arah lawannya dalam sebuah pertarungan. (One Championship)

Sementara Haggerty merasa tertantang merebut gelar Sam-A di Jakarta. Haggerty sendiri punya rekor yang membanggakan berupa 14 kemenangan dan cuma sekali kalah jelang duel melawan Sam-A.

"Terima kasih kepada One Championship untuk kesempatan istimewa ini. Bertarung untuk gelar juara dunia melawan seorang legenda seperti Sam-A Gaiyanghadao adalah sebuah kehormatan besar," ujar petarung berumur 22 tahun asal Inggris itu.

Jonathan Haggerty (kanan) melancarkan tendangan ke arah lawannya dalam sebuah pertarungan.
Jonathan Haggerty (kanan) melancarkan tendangan ke arah lawannya dalam sebuah pertarungan. (One Championship)

Haggerty menyebut Sam-A merupakan salah satu idolanya. Meski begitu, dia bakal menomorduakan perasaannya demi mengalahkan petarung berusia 35 tahun tersebut.

"Saya telah melihatnya bertarung sejak remaja. Ia adalah petarung hebat layaknya sebuah mesin. Tapi saya datang untuk sabuk (juara) tersebut dengan semua yang saya miliki," kata Haggerty.

Tak sabar

Sementara itu, petarung putri Indonesia, Priscilla Hertati Lumban Gaol sudah tak sabar untuk meladeni atlet Kamboja, Nou Srey Pov.

Thathie, julukan Priscilla, siap menunjukkan kemampuan terbaik lawan Nou Srey Pov. Sejauh ini sudah tak ada kendala untuk meraih kemenangan di laga nanti.

Priscilla diwawancara usai menjalani latihan terbuka di Syena Martial Arts Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (30/4).
Priscilla diwawancara usai menjalani latihan terbuka di Syena Martial Arts Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (30/4). (Warta Kota/Eko Priyono)
Halaman
12
Penulis: Eko Priyono
Editor: Eko Priyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved