Atletik

Pelatih Izinkan Zohri Pulang Kampung sebelum Ramadan

Sprinter andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri berhasil meraih medali perak pada nomor 100 meter putra Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Doha, Qatar,

Pelatih Izinkan Zohri Pulang Kampung sebelum Ramadan
Wartakotalive.com/Gisesya Ranggawari
Pelatih pelatnas jarak pendek PB PASI Eni Nuraini. 

Sprinter andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri berhasil meraih medali perak pada nomor 100 meter putra Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Doha, Qatar, 22 April 2019 pekan lalu.

Pemuda asal Lombok, Nusa Tenggara Barat itu mampu mencatatkan waktu terbaiknya 10,13 detik di bawah sprinter asal Jepang, Yoshihide Kiryu yang meraih medali emas dengan catatan waktu 10,10 detik.

Catatan waktu Zohri di Kejuaraan Asia itu sekaligus memecahkan rekor nasional yang selama satu dekade ini dipegang oleh Suryo Agung Wibowo dengan catatan waktu 10,17 detik.

Atas prestasinya, pemuda 19 tahun itu diizinkan pelatih pelatnas jarak pendek PB PASI, Eni Nuraini untuk pulang kampung ke Lombok menemui keluarganya sebelum bulan Ramadan tiba.

"Setelah pulang dari Doha, Qatar kami izinkan dia untuk pulang temui keluarganya, kan mau bulan puasa juga jadi tidak apa-apa dia pulang dulu," kata Eni kepada Warta Kota, Senin (29/4/2019) di RS Siloam Asri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Menurut Eni, seharusnya peraih medali emas kejuaraan dunia U20 itu dijadwalkan mulai berlatih pada Senin (29/4/2019) sore ini di Stadion Madya, namun nampaknya Zohri masih belum bergabung latihan.

"Sepertinya dia telat bergabung. Dia masih di Lombok, tidak apa-apa. Sebenarnya sih jadwalnya dia latihan mulai hari ini," tambah Eni lagi.

Di Kejuaraan Asia 2019, Eni memuji penampilan Zohri yang dinilainya mampu membayar ekspektasinya untuk memecahkan rekor milik Suryo Agung.

"Ya memang dari awal kejuaraan dunia U20 itu kan catatan dia 10,18 ya dari situ dengan dia baru saja dilatih dan diperbaiki tekniknya saja dia sudah bagus memang saya berharap dia bisa memecahkan rekor nasional milik Suryo Agung," beber Eni.

"Di kejuaraan Asia sendiri Zohri penampilannya baik sekali. Karena dengan waktu latihan yang mepet setelah dia ada Ujian Nasional dia bisa dapat medali perak. Memang persiapannya agak kurang tapi dia bisa memanfaatkan kerjuaraan Asia kemarin dengan baik," tutur pelatih 72 tahun itu. (M17)

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved