BPJS Ketenagakerjaan : Ahli Waris Almarhum Ranu Terima Santunan Rp 851 Juta

BPJS Ketenagakerjaan, Tangerang Batuceper, menyerahkan santunan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja Meninggal Mendadak kepada ahli waris peserta

BPJS Ketenagakerjaan : Ahli Waris Almarhum Ranu Terima Santunan Rp 851 Juta
Istimewa
BPJS Ketenagakerjaan : Ahli Waris Almarhum Ranu Terima Santunan Rp 851 Juta 

WARTA KOTA,JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan, Tangerang Batuceper, menyerahkan santunan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja Meninggal Mendadak kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan Almarhum Ranu Prayogo, di kantor PT Centra Nusa Insanpurnama, Selasa (23/4/2019).

Penyerahan santunan tersebut diserahkan langsung oleh  Yudi Setiawan selaku Head Of Operation Division yang didampingi oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan, Tangerang Batuceper, Ferry Yuniawan.

Yudi mengatakan, bahwa almarhum Ranu meninggal dunia mendadak ketika mengalami serangan jantung ditempat kerja, pada saat itu ketika sedang bekerja almarhum mengalami sakit dada yang luar biasa dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat dan dinyatakan meninggal dunia akibat serangan  jantung.

“Kami berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan bahwasanya telah memberikan manfaat dan pelayanan yang sangat luar biasa ini sehingga bisa meringankan perusahaan dan ahli waris,” ungkap Yudi Setiawan.

Ferry Yuniawan mengatakan, bahwa peserta yang meninggal dunia dalam kasus kecelakaan kerja berhak atas 48 kali gaji yang didaftarkan. Sedangkan meninggal biasa yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan mendapatkan santunan Rp 24.000.000.

“Begitu pula ketika peserta dirawat di Rumah Sakit akibat kecelakaan kerja, maka BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung biaya unlimited sesuai indikasi medis,” jelasnya.

Manfaat perluasan program JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) yang dapat dirasakan ahli waris yaitu manfaat JKK meninggal mendadak, Jika Tenaga Kerja mengalami serangan penyakit ditempat kerja dan langsung dibawa ke pelayanan kesehatan namun tidak tertolong dan mengakibatkan meninggal dunia dalam kurun waktu kurang 1x24 jam, maka mendapatkan manfaat JKK meninggal mendadak dengan santunan sebesar 48 kali gaji yang dilaporkan.

Ferry Yuniawan juga menambahkan atas hal tersebut BPJS ketenagakerjaan memberikan santunan kepada ahli waris dengan nilai Rp 851.736.060.

“Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab kami terhadap perwujudan kesejahteraan para pekerja, dan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku usaha dan para pekerja tentang pentingnya manfaat BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Ferry.

Sesuai amanat UU No 24 Tahun 2011 BPJS Ketenagakerjaan selaku Badan Penyelenggara Jaminan Sosial wajib memberikan perlindungan terhadap risiko sosial ekonomi yang mungkin dialami oleh tenaga kerja. BPJS Ketenagakerjaan mempunyai 4 program untuk melindungi pekerja dari risiko-risiko sosial yang mungkin terjadi yaitu program jaminan kecelakaan kerja (JKK), Jaminan Kematian(JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). (ADV)

Editor: Andy Prayogo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved