Wali Kota Depok Cekal Penayangan 'Kucumbu Tubuh Indahku'

Wali Kota Depok Cekal Penayangan 'Kucumbu Tubuh Indahku'. Mari simak berita dan penjelasan selengkapnya.

Wali Kota Depok Cekal Penayangan 'Kucumbu Tubuh Indahku'
Warta Kota/Gopis Simatupang
Pemerintah Kota Depok melayangkan surat keberatan kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) atas penayangan film berjudul Kucumbu Tubuh Indahku, garapan sutradara Garin Nugroho. 

PEMERINTAH Kota Depok melayangkan surat keberatan kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) atas penayangan film berjudul Kucumbu Tubuh Indahku, garapan sutradara Garin Nugroho.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Shomad, mengatakan, penayangan film tersebut dapat menimbulkan perilaku penyimpangan seksual.

Dalam surat nomor: 460/HUK/DPAPMK, Idris mengatakan, keberatan itu disampaikan dalam rangka menjaga dan memelihara masyarakat dari perilaku penyimpangan seksual di Kota Depok dan untuk penguatan ketahan keluarga terhadap perilaku penyimpangan seksual beserta dampaknya.

"Pemerintah Kota Depok mengajukan keberatan terhadap penayangan film Kucumbu Tubuh Indahku, khususnya di wilayah Pemerintah Kota Depok serta kiranya dapat menghentikan tayangan tersebut," ujar Idris, Kamis (25/4/2019).

Menurut Idris, penayangan film tersebut berdampak pada keresahan masyarakat, karena adegan penyimpangan seksual yang ditayangkan di film tersebut dapat mempengaruhi cara pandang atau perilaku masyarakat terutama generasi muda, untuk mengikuti bahkan membenarkan perilaku penyimpangan seksual.

Alasan lainnya, lanjutnya, konten film itu bertentangan dengan nilai-nilai agama serta dapat menggiring opini masyarakat terutama generasi muda, sehingga menganggap perilaku penyimpangan seksual merupakan perbuatan yang biasa dan dapat diterima.

Selain kepada KPI, Idris juga meneruskan surat tersebut sebagai tembusan kepada Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara.

Sementara, Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluaraga (DPAPAMK) Depok, Nessi Annisa Handari menerangkan, Pemerintah Kota Depok akan segera menyurati bioskop-bioskop di Kota Depok supaya tidak menayangkan film berjudul Kucumbu Indah Tubuhku.

"Setelah kami mengirim surat ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), kami akan langsung mengirim surat juga ke seluruh bioskop di Kota Depok tanpa terkecuali," tegas Nessi.

Menurut Nessi, langkah yang diambil Pemkot Depok dengan menyurati KPI merupakan tindakan yang tepat. Sebab film yang berisi konten penyimpangan seksual itu dianggap dapat memengaruhi cara pandang remaja untuk mengikuti adegan yang ada pada film.

"Film ini juga sangat bertentangan dengan nilai agama. Jadi dalam waktu dekat kami akan surati bioskop-bioskop dan Pemkot Depok akan terus memantau tayangan film di bioskop," bilangnya.(gps)

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved