Telkomsel IIMS 2019 Resmi Dibuka, Menperin Minta Produsen Kembangkan Kendaraan Listrik

Pemerintah mentargetkan pada tahun 2025, sebesar 20 persen dari total produksi kendaraan baru di Indonesia sudah berteknologi elektrik.

Telkomsel IIMS 2019 Resmi Dibuka, Menperin Minta Produsen Kembangkan Kendaraan Listrik
Warta Kota
Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto memberi sambutan pada opening ceremony Telkomsel IIMS 2019 di Ballroom JIExpo, Kemayoran, Kamis (25/4/2019). 

Gelaran Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta resmi dibuka, Kamis (25/4/2019).

Ajang pameran otomotif tahunan yang diinisiasi PT Dyandra Promosindo selaku Professional Exhibition Organizer (PEO) resmi dibuka Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto.

"Perkenankan saya atas nama Bapak Presiden mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dyandra Promosindo atas terselenggaranya IIMS," kata Airlangga di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta saat membuka Telkomsel IIMS 2019, Kamis (25/4/2019).

Dalam sambutannya, Menperin mengapresiasi kolaborasi antara IIMS dan Telkomsel karena di dalamnya terjadi konvergensi teknologi antara otomotif dan telekomunikasi.

"Highway itu bukan hanya jalan, tetapi juga highway jaringan. Kalau kita bicara kendaraan otonom, network utamanya adalah highway digital. Jadi kendaraan dapat berlalu lintas dengan lancar," ujarnya.

Dia berharap ajang ini juga menjadi pemicu produsen dalam mengembangkan produk baru termasuk kendaraan listrik di dalamnya. "Semoga pameran ini menjadi parameter bagi pameram otomotif internasional dan meningkatkan kegairahan otomotif Indonesia," ujarnya.

Teknologi Elektrik
Di kesempatan yang sama, Menperin mengatakan kinerja industri otomotif tahun 2018 menunjukan capaian yang cukup menggembirakan diantaranya produksi kendaraan roda empat atau lebih di tahun 2018 mencapai 1,34 juta unit atau setara 13,76 miliar dollar AS.

"Untuk ekspor sebesar 346 ribu unit atau setara 4,78 miliar di tahun yang sama," ungkap Airlangga.

Airlangga menyebutkan, dalam roadmap pengembangan industri kendaraan bermotor, pemerintah mentargetkan pada tahun 2025, sebesar 20 persen dari total produksi kendaraan baru di Indonesia sudah berteknologi elektrik.

"Pemerintah Indonesia komitmen dapat menurunkan emisi gas rumah kaca (C02) sebesar 29 persen pada tahun 2030,"

Tax Holiday
Menurut Airlangga, pemerintah telah mempersiapkan program pengembangan kendaraan emisi karbon rendah atau biasa disebut Program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV).

Untuk mendukung pengembangan LCEV, kata Airlangga, pemerintah melalukan sejumlah upaya, salah satunya adalah insentif fiskal berupa Tax Holiday.

"Pemerintah komitmen berikan fiskal insentif untuk perkembangan LCEV, berupa tax holiday untuk lndustri komponen utama, seperti industri baterai, dan industri motor listrik," ujar Airlangga.

Penulis: Mochammad Dipa
Editor: Ichwan Chasani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved