Ledakan Bom di Sri Lanka

Terkuak Lewat Rekaman CCTV Saat Pelaku Bom Bunuh Diri Menenteng Ransel Berat Memasuki Gereja

Pemerintah Sri Lanka telah menangkap 40 orang untuk diinterogasi dan seorang warga Suriah termasuk di antara mereka yang ditahan.

Terkuak Lewat Rekaman CCTV Saat Pelaku Bom Bunuh Diri Menenteng Ransel Berat Memasuki Gereja
Daily Mirror
Pelaku bom diri melakukan aksinya dengan menenteng ransel berat ukuran besar, sebelum memasuki gereja yang dipenuhi oleh jemaat. 

Rekaman CCTV yang mengerikan itu menunjukkan, salah satu dari pelaku bom bunuh diri di Sri Lanka menepuk kepala seorang gadis detik, hanya beberapa menit, sebelum dia memasuki sebuah gereja, yang ramai.

Di mana sebuah ledakan menewaskan hampir 100 jemaah.

Video itu, diulas Daily Mirror, dikutip Warta Kota, Rabu (24/4/2019), memerlihatkan, seorang pria brewokan, menenteng ransel berat ukuran besar dan berat, yang membawa bahan peledak.

Komplotan teroris dikaitkan dengan ISIS yang dikabarkan sudah ditaklukkan di Syria alias Suriah.

Selama ini, komplotan teroris Sri Lanka kerap diperbuat oleh kelompok Macan Tamil yang memang sangat sadis dan keji dalam melakukan aksi mereka.

Dia sempat meletakkan tangannya pada anak itu, yang bersama seorang dewasa, ketika mereka bertemu di luar gereja Katolik St Sebastian yang bergaya Gotik.

Tersangka kemudian dengan tenang berjalan masuk melalui pintu samping - melewati lusinan orang yang memilih untuk berdiri di luar selama misa Minggu Paskah - dan langkah-langkah di antara bangku-bangku dipenuhi para penyembah.

Pasangan Suami Istri Diganjar 7 Tahun untuk Perbudakan Gadis Guinea

Layanan di Negombo, di pantai barat Sri Lanka, sudah berlangsung ketika seorang teroris meledakkan dirinya dekat dengan altar, menewaskan 93 orang.

Rekaman yang diperoleh media Sri Lanka tidak menunjukkan ledakan.

Klip berakhir satu frame sebelum tersangka - yang memiliki kacamata dan mengenakan celana panjang hitam dan kemeja lengan pendek dengan garis-garis - meledakkan perangkatnya.

Halaman
1234
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved