Tempat Penampungan Sementara Blok G Tanah Abang Mulai Dibangun, Bisa Menampung 500 Pedagang

Tempat penampungan sementara Pasar Tanah Abang mulai dibangun dan ditargetkan rampung tahun depan.

Tempat Penampungan Sementara Blok G Tanah Abang Mulai Dibangun, Bisa Menampung 500 Pedagang
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Dirut PD Pasar Jaya Arief Nasrudin 

Pemerintah Provinsi DKI Jakart melalui PD Pasar Jaya mulai melakukan Groundbreaking atau peletakan batu pertama Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Tanah Abang blok G Jakarta Pusat.

TPS ini nantinya akan difungsikan untuk menampung sekitar 500 pedagang yang saat ini memiliki kioa di pasar Tanah Abang Blok G.

Korsleting Listrik Dua Ruko di Blok C Pasar Tanah Abang Terbakar

"Ya jadi Alhamdulillah hari ini kita groundbreaking TPSnya, setelah agak tertunda sebenarnya," ujar Dirut Pasar Jaya Arief Nasrudin di lokasi, Rabu (24/4/2019).

PD Pasar Jaya memilih lahan kosong yang dulunya difungsikan sebagai tempat parkir di pasar blok G untuk membangun TPS tersebut.

Tak Dapat Kios di Skybridge, PKL Ditempatkan di Blok F Pasar Tanah Abang

Alasannya, para pedagang yang berjulan ditempat ini tak mau terlalu jauh direlokasi dari kawasan pasar Blok G, sebab kawasan ini mudah dijangkau oleh masyarakat lantaran dekat dengan Stasiun Tanah Abang dan Halte Jaklingko, bahkan dapat dijangkau melalui Skybridge.

"Jadi dulu sempet kita dekat Hotel Pharmin situ. Kemudian sempat juga izin kepada teman-teman kereta api ada juga ke Blok F tapi ada juga pedagang memutuskan untuk meminta di kalau bisa di area parkir sini," ungkap Arief.

Pasar Tanah Abang Mulai Ramai, Transaksi Naik 30 Persen Jelang Lebaran

Tak segan-segan Pemprov DKI menggelontorkan dana sebesar Rp 32 miliar untuk memabangun TPS ini.

Arief pun mengaku pembangunan TPS ini memakan waktu satu tahun lamanya, barulah setelah pedagang pindah, Pasar Blok G direnovasi.

"Ada 2 blok nanti di depan sama di belakang sini, jadi ini yang kemudian nantinya kurang lebih memakan waktu 8 sampai 12 bulan tapi mudah-mudahan bisa dipercepat lagi karena memang kita dagang meminta koneksi dari Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) juga ke TPS juga," ungkap Arief.

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved