Ledakan Bom di Sri Lanka

Bom Sri Lanka Bentuk Balas Dendam ISIS Terhadap Penembakan Brutal di Dua Masjid di Christchurch

Kasus bom bunuh diri di Sri Lanka, ternyata bentuk balas dendam ISIS terkait penembakan brutal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Bom Sri Lanka Bentuk Balas Dendam ISIS Terhadap Penembakan Brutal di Dua Masjid di Christchurch
facebook
Inilah Dua Pelaku Bom Paskah Sri Lanka, Korban Tewas Bertambah Jadi 310 Orang, 500 Terluka! Zahran Hasyim dan Abu Mohammed dua pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 310 orang. 

KASUS bom bunuh diri di Sri Lanka, ternyata bentuk balas dendam ISIS terkait penembakan brutal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Diketahui, pihak ISIS mengklaim serangan bom di Sri Lanka merupakan bentuk balas dendam ISIS mengenai hal penembakan brutal di dua masjid Christchurch.

Bahkan, kasus serangan di christchurch tersebut membuat ISIS terbangun dari tidurnya sehingga ISIS balas dendam dengan serangan bom bunuh diri di Sri Lanka.

WartaKotaLive melansir Intisari Online, aksi pemboman yang terjadi di Sri Lanka pada Minggu (21/4/2019) masih menimbulkan duka bagi warga Sri Lanka.

Sebanyak 40.419 Warga Lansia DKI Dapat KLJ, Dana Tiap Bulan Rp 600 Ribu, Pencairan Tiga Bulan Sekali

Syarat-Syarat Warga DKI agar Dapat Kartu Lansia Jakarta dengan Dana Bantuan Rp 600 Ribu Per Bulan

Lelah Berjuang, Korban Penipuan First Travel Berniat Mengemis ke Negara Kaya Agar Bisa Umrah

Bagaimana tidak, terjadi ledakan bom di delapan tempat di seantero negeri dan menewaskan hingga 310 orang.

Bahkan menurut pemerintah Sri Lanka, korban luka mencapai 500 orang dan sekarang tengah dirawat di puluhan rumah sakit.

Bom tersebut juga terjadi tepat pada Hari Paskah.

Setelah empat hari berlalu dari kejadian tersebut, ISIS mengaku bahwa mereka bertanggungjawab atas pemboman di Sri Lanka tersebut.

Personel polisi berada di lokasi ledakan di sebuah area di Shangri-La Hotel, Kolombo, Sri Lanka, Minggu (21/4/2019). Setidaknya 207 orang tewas akibat ledakan bom di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka saat umat Kristen merayakan Paskah.
Personel polisi berada di lokasi ledakan di sebuah area di Shangri-La Hotel, Kolombo, Sri Lanka, Minggu (21/4/2019). Setidaknya 207 orang tewas akibat ledakan bom di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka saat umat Kristen merayakan Paskah. (AFP/Ishara S Kodikara via Kompas.com)

Dilansir dari independent.co.uk pada Rabu (24/4/2019), ISIS merilis sebuah video tentang para penyerang yang berjanji setia kepada pemimpinnya.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh agensi propaganda Amaq, kelompok itu mengatakan bahwa mereka menargetkan warga negara dari wilayah tersebut dan orang-orang Kristen.

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved