Transportasi Online

Atasi Kerugian Driver yang Alami Order Fiktif, Go-Food Akan Kembalikan Kerugian Sesuai Prosedur

Atasi Kerugian Driver yang Alami Order Fiktif, Go-Food Akan Kembalikan Kerugian Sesuai Prosedur

Atasi Kerugian Driver yang Alami Order Fiktif, Go-Food Akan Kembalikan Kerugian Sesuai Prosedur
Warta Kota/Joko Supriyanto
Senior Marketing Manager Go-Food, Marcelan Renata dan Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo membuka Harculnas 2019, di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (23/4/2019). 

Kabar gembira buat para driver Go-Jek.

Order fiktif yang dialami oleh sejumlah para driver ojek online Go-Food kerap kali membuat para driver mengalami kerugian.

Apalagi order fiktif kerap kali memesan makanan dengan nominal harga yang cukup tinggi.

Mengantisipasi hal itu Senior Marketing Manager Go-Food, Marcelan Renata, mengatakan jika pihaknya telah berupaya agar mitra drivernya tidak mengalami kerugian ketika mendapatkan orderan fiktif.

"Kami terus meningkatkan keamanan untuk merchant kita, driver dan customer kita, dan terkait order fiktif saat ini sudah ada prosesnya, ada sistem yang menangi hal itu," kata Marcela Renata, Rabu (24/3/2019).

Diungkapkan Marcela, sistem yang dimaksud dimana ketika customer membatalkan orderannya, namun pihak driver sudah membeli makanan yang dipesan, maka pihak driver segera menghubungi customer kami untuk dapat diselesaikan, dan pihak driver akan mendapatkan kembali uangnya.

"Misalnya custemer ngak jadi, nah itu nanti ada sistemnya sehingga driver bisa call ke call center driver, dan nanti akan dikembalikan lagi uangnya seperti itu, untuk sistem kita sangat aware untuk mengembangkan sistem untuk mengatasi permasalahan seperti ini," ujarnya.

Selain itu untuk meningkatkan kinerja para driver juga ada sistem rating yang ditujukan untuk para driver.

"Kita ada namanya marchant rating, sama seperti kalian kasih award bintang kepada driver, nah ini untuk membantu skoring sistem untuk para driver," ucapnya.

Empat orang komplotan pembuat order fiktif transportasi online, baik ojek online atau taksi online lewat aplikasi pemesanan Gojek..Mereka dibekuk di markas mereka di sebuah ruko di Komplek Taman Dutamas, Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (1/2/2019).
Empat orang komplotan pembuat order fiktif transportasi online, baik ojek online atau taksi online lewat aplikasi pemesanan Gojek..Mereka dibekuk di markas mereka di sebuah ruko di Komplek Taman Dutamas, Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (1/2/2019). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Order Fiktif

Halaman
1234
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved