Kasus First Travel

Terungkap, Belum Sempat Umroh 12 Jemaah First Travel Keburu Meninggal Dunia

Belum Sempat berangkat Umroh, 12 Jemaah First Travel Keburu Meninggal Dunia, sementara ribuan jemaah lainnya masih terus berjuang agar dapat diberangk

Terungkap, Belum Sempat Umroh 12 Jemaah First Travel Keburu Meninggal Dunia
Warta Kota/Gopis Simatupang
Calon jemaah umroh First Travel melakukan prosesi tabur bunga di depan Pengadilan Negeri Depok, Jalan Boulevard GDC, Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Selasa (22/4/2019), sebagai ungkapan dukacita atas meninggalnya jemaah asal Tangerang bernama Suwarni (61). 

Belum Sempat berangkat Umroh, 12 Jemaah First Travel Keburu Meninggal Dunia, sementara ribuan jemaah lainnya masih terus berjuang agar dapat diberangkatkan ke Tanah Suci untuk melakukan ibadah umroh.

HINGGA kini, ribuan jemaah korban agen perjalanan First Travel masih terus berjuang agar dapat diberangkatkan ke Tanah Suci untuk melakukan ibadah umroh.

Salah satu bentuk perjuangan jemaah adalah melakukan gugatan perdata terkait perampasan aset First Travel oleh Negara dengan tergugat bos First Travel Andika Surachman dan turut tergugat Kejaksaan Negeri Depok yang mewakili Negara.

Sidang lanjutan gugatan tersebut digelar di Pengadilan Negeri Depok, Jalan Boulevard GDC, Kalimulya, Cilodong, Selasa (22/4/2019), dengan agenda pembacaan gugatan.

Sayangnya, saat harapan jemaah untuk diberangkatkan umroh belum terkabul, beberapa di antaranya sudah keburu meninggal dunia.

Fadli Zon Tak Lolos ke Senayan? Yunarto Wijaya Ungkap Fakta Menarik Berikut Ini

Anies Baswedan Hapus Kebijakan Ahok, Rumah dan Bangunan di Bawah Rp 1 Miliar Bakal Kena Pajak Lagi

Soal Dugaan Kecurangan Pilpres, Habib Rizieq Kecewa Pada Prabowo dan Ingin Lakukan Perlawanan

Kuasa hukum calon jemaah First Travel, Riesqi Rahmadiansyah, mengungkapkan, hingga kini sudah 12 jemaah meninggal dunia saat proses hukum masih berlangsung.

"Dari pihak kami sudah ada lima jemaah yang meninggal saat kami masih melakukan upaya advokasi. Ternyata dari pihak lain juga sudah ada tujuh yang meninggal, jadi total ada 12 orang," ujar Riesqi kepada Warta Kota di PN Depok.

Terbaru, jemaah asal Tangerang bernama Suwarni (61), mengembuskan nafas terakhirnya, Senin (21/4/2019) pagi.

"Kalau nama-nama ke-12 jemaah itu saya lupa karena di grup itu banyak sekali. Tapi pembukanya itu Pak Rudi, dia agen di Sidoarjo dengan 3.000 orang jemaah. Mungkin karena seringnya ditekan sama jemaah, mengalami gangguan psikis, mental, yang akhirnya memperburuk kesehatannya," kata Riesqi.

Untuk itu, dia berharap pemerintah mencarikan solusi agar para jemaah dapat berangkat umroh.

Halaman
1234
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved