Kasus First Travel

Nenek Suwarni Meninggal Dunia, Jemaah First Travel Tabur Bunga di Pengadilan Negeri Kota Depok

Nenek Suwarni Meninggal Dunia, Jemaah First Travel Tabur Bunga di Pengadilan Negeri Kota Depok

Nenek Suwarni Meninggal Dunia, Jemaah First Travel Tabur Bunga di Pengadilan Negeri Kota Depok
Warta Kota/Gopis Simatupang
Calon jemaah umroh First Travel melakukan prosesi tabur bunga di depan Pengadilan Negeri Depok, Jalan Boulevard GDC, Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Selasa (22/4/2019), sebagai ungkapan dukacita atas meninggalnya jemaah asal Tangerang bernama Suwarni (61). 

Puluhan calon jemaah umroh korban agen perjalanan First Travel melakukan prosesi tabur bunga di depan gedung Pengadilan Negeri Depok, Jalan Boulevard GDC, Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Selasa (22/4/2019).

Aksi para jemaah itu berlangsung seusai sidang lanjutan gugatan aset First Travel dengan tergugat bos First Travel Andika Surachman dan turut tergugat Kejaksaan Negeri Depok.

Prosesi tabur bunga itu digelar sebagai tanda dukacita atas meninggalnya salah satu jemaah asal Tangerang bernama Suwarni (61), Senin (21/4/2019) sekitar pukul 06.30 WIB.

Dalam aksi seremonial itu, jemaah bergantian menaburkan bunga di depan foto Suwarni semasa hidup yang diletakkan di depan Pengadilan Negeri Depok.

"Dengar-dengar karena sakit jantung, mungkin beban mental juga," ujar Devi Kusrini, salah satu jemaah asal Bogor, terkait meninggalnya nenek Suwarni.

"Saya sih bisa memahami, karena kita ini kan ingin sekali berangkat ke Tanah Suci. Ditambah lagi malu sama tetangga, udah mau umroh tapi enggak jadi," bilang Devi.

Sepengetahuan Devi, Suwarni hanya sekali datang mengikuti sidang. Hal itu karena Suwarni tidak hapal jalan. Ditambah lagi umurnya yang sudah lanjut.

Dikatakan Devi, Suwarni tercatat sebagai calon jemaah umroh bersama dua anggota keluarganya yang lain, seluruhnya perempuan.

Sedianya, Suwarni dan keluarga akan berangkat ke Tanah Suci pada tahun 2017 yang lalu. Total uang yang mereka setorkan mencapai kira-kira Rp 60 juta.

Calon jemaah umroh First Travel melakukan prosesi tabur bunga di depan Pengadilan Negeri Depok, Jalan Boulevard GDC, Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Selasa (22/4/2019), sebagai ungkapan dukacita atas meninggalnya jemaah asal Tangerang bernama Suwarni (61).
Calon jemaah umroh First Travel melakukan prosesi tabur bunga di depan Pengadilan Negeri Depok, Jalan Boulevard GDC, Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Selasa (22/4/2019), sebagai ungkapan dukacita atas meninggalnya jemaah asal Tangerang bernama Suwarni (61). (Warta Kota/Gopis Simatupang)

Sementara itu, kuasa hukum jemaah, Riesqi Rahmadiansyah, menyampaikan, tujuan aksi tabur bunga itu adalah untuk mengetuk hati pemerintah agar turun tangan.

"Pesan dari tabur bunga ini adalah jangan sampai ada yang meninggal lagi karena lelah menunggu diberangkatkan. Segeralah berangkatkan. Ayolah Negara, kasih solusi dong, cari jalan keluar," bilang Riesqi di tempat yang sama.

Menurutnya, merampas aset First Travel untuk Negara bukan jalan keluar tapi malah memperparah keadaan.

"Tadi kita sudah dengar sampai tanggal 27 Agustus baru ada putusan. Terlalu lama kita menunggu, terlalu capek jemaah ini. Presiden punya hak untuk memberikan amnesti tanpa diminta, dalam hal ini amnesti terhadap asetnya," kata Riesqi.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved