Pemilu 2019

Dulu Sampai Mau Jual Ginjal dan Tidur di Masjid, Kini Si Caleg Sudah Jadi Anggota DPRD

Sorotan publik bukan lantaran prestasi Candra, melainkan karena kegagalannya menjadi wakil rakyat untuk DPRD Kabupaten Pekalongan.

Dulu Sampai Mau Jual Ginjal dan Tidur di Masjid, Kini Si Caleg Sudah Jadi Anggota DPRD
Kolase foto (Wartakotalive/Panji Baskhara Ramadhan - Kompas.com/Ari Himawan)
(kiri) Candra Saputra saat 2014 yang berniat jual ginjal karena terlilit utang (kanan) Candra Saputra dan istri Shinanta Previta Anggraeni yang sudah sukses menjadi anggota DPRD Kabupaten Pekalongan 

Masih ingat Caleg gagal bernama Candra Saputra yang berniat jual ginjal?

Dia adalah calon legislatif (caleg) yang menjadi sorotan publik pada Pemilu 2014 silam.

Sorotan publik bukan lantaran prestasi Candra, melainkan karena kegagalannya menjadi wakil rakyat untuk DPRD Kabupaten Pekalongan.

Ketika itu Candra nyaris jual ginjal karena terlilit utang hingga Rp 420 juta untuk biaya kampanye.

Kronologis Perseteruan Dua Caleg Partai Perindo, dari Masalah Perolehan Suara Hingga Gagang Pistol

Viral Video Warga Mengamuk Menyeret Karpet Masjid Gegara Caleg Partai Nasdem Bikin Ulah

Kepergiannya ke Jakarta hanya untuk menjual ginjalnya.

Candra Saputra (26) Caleg DPRD Kabupaten Pekalongan yang gagal meraih suara terbanyak ini, terlihat sibuk BBM-an dengan pacarnya yang enggan disebut namanya, di Mesjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2014). Pacarnya kini di Pekalongan, diakuinya sering menanyakan keadaan si caleg gagal ini.
Candra Saputra (26) Caleg DPRD Kabupaten Pekalongan, Jateng yang gagal meraih suara terbanyak ini, terlihat sibuk BBM-an dengan pacarnya yang enggan disebut namanya, di Mesjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2014). Pacarnya kini di Pekalongan, diakuinya sering menanyakan keadaan si caleg gagal ini. (Panji Baskhara Ramadhan)

Rencananya uang tersebut akan dipakai untuk melunasi sejumlah utangnya sekitar Rp 420 juta.

Uang sebesar itu dipergunakan untuk biaya kampanye Pemilihan Caleg 2014 Dapil 4 Kabupaten Pekalongan.

"Saya dari tanggal 5 Mei sudah di Jakarta. Saya dari kampung di Kecamatan Cepu, naik kereta turun di Stasiun Jatinegara," ujarnya saat diwawancarai Warta Kota, Selasa (13/5/2014), di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, tempat ia mengasingkan diri.

Ia mengaku hanya membawa delapan setel di tas kopor berwarna coklatnya.

Selain itu, tas hitam kecilnya untuk menyimpan satu charger untuk pengisian baterai gadget Samsung Mega dan BlackBerry Torch hitamnya.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved