Pilpres 2019

Penggelembungan Suara untuk Capres 01 Terjadi di Depok, KPU Pastikan Hanya Kesalahan Input

"Nggak ada kaitannya dengan KPPS, ini murni salah input petugas," kata Ketua KPU Depok Nana Sobarna

Penggelembungan Suara untuk Capres 01 Terjadi di Depok, KPU Pastikan Hanya Kesalahan Input
Warta Kota/Gopis Simatupang
Ilustrasi: Petugas KPU Depok tengah merakit kotak surat suara kardus di gudang KPU Kota Depok, Tugu, Cimanggis. 

Kejadian salah input data perolehan suara pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 dan 02 terjadi di Kota Depok, tepatnya hasil perolehan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 30 Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari.

Setelah diselidiki, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Nana Shobarna, mengakui kesalahan itu dan menyebutnya murni human error alias tidak disengaja.

Nana menyampaikan, kesalahan itu tidak ada sangkut pautnya dengan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas di TPS itu.

Caleg Gagal ke Padepokan Anti Galau, Ritual Mandi Kembang 7 Rupa Hingga Terapi Psikis Khusus di RSUD

UPDATE Terbaru Real Count KPU Pilpres 2019 Pukul 19.15, Jokowi Meroket Lagi, Prabowo Merosot

3 Alasan Prabowo-Sandi Sulit Susul Perolehan Suara Jokowi-Maruf di Pilpres 2019

Temuan kesalahan input data itu bermula dari tweet Muhammad Haswan M Evandirita @HaswanEvan yang menginfokan bahwa di TPS 30 Bojongsari, pasangan capres Jokowi-Ma'ruf mendapat 63 suara dan Prabowo-Sandi mendapat suara 148 suara.

Namun di Web @KPU_ID tertulis 01 mendapatkan 211 suara dan 02 hanya 3 suara.

"Nggak ada kaitannya dengan KPPS, ini murni salah input petugas," kata Ketua KPU Depok, Senin (22/4/2019).

Nana mengakui ada kesalahan memasukan data hasil C1 di TPS 30 pada data aplikasi Situng. Karenanya dia menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan yang telah terjadi.

"Bahwa kesalahan entri C1 murni akibat human error, sama sekali tidak ada unsur kesengajaan yang berniat merusak integritas proses pemilu di Kota Depok. Kami telah mengambil langkah dan memperbaikinya," jelas Nana.

Nana menuturkan, tak lama setelah mendapat informasi kesalahan input, KPU Kota Depok langsung melakukan penelusuran dalam proses penginputan data.

Langkah yang dilakukan yakni memeriksa dokumen hasil pindai pada aplikasi Situng, mencocokannya dengan salinan dokumen C1 versi hardcopy yang diterima KPU Kota Depok dari penyelenggara di tingkat bawah, serta mengkaji di mana letak kesalahannya.

UPDATE Terbaru Real Count KPU Pilpres 2019 Pukul 19.15, Jokowi Meroket Lagi, Prabowo Merosot

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved