Pilpres 2019

Ma'ruf Amin Mulai Dipanggil Wapres, Ia Menolak karena Belum Final. Jangan Dulu, Tahan Dulu

Maruf yang mendengarnya pun tersenyum dan meminta agar tidak dipanggil sebagai wapres terlebih dahulu.

Ma'ruf Amin Mulai Dipanggil Wapres, Ia Menolak karena Belum Final. Jangan Dulu, Tahan Dulu
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Maruf Amin di kediamannya, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (14/4/2019) sore. 

Seorang hadirin menyeletuk dan memanggil calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin sebagai wapres.

Hal itu terjadi pada acara "Silaturrahim dan Penyampaian Gagasan Kebangsaan Pengurus Besar NU" di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).

"Siap wapres," celetuk orang tersebut.

Ajak Rekonsiliasi, Maruf Amin Minta Cebong dan Kampret Dikubur

Penggelembungan Suara untuk Capres 01 Terjadi di Depok, KPU Pastikan Hanya Kesalahan Input

Ketua PPS di Tapos Terkapar di Rumah Sakit Akibat Kelelahan Hadapi Tahapan Pemilu di Depok

Ma'ruf yang mendengarnya pun tersenyum dan meminta agar tidak dipanggil sebagai wapres terlebih dahulu.

"Jangan dulu, tahan dulu. Oh siap-siap, boleh siap-siap," ujar Ma'ruf yang disambut tepuk tangan para hadirin.

Ia menuturkan, dirinya bersama calon presiden Joko Widodo baru unggul di hasil hitung cepat atau quick count.

Untuk itu, Ma'ruf meminta agar dirinya tidak dipanggil sebagai wapres sebelum hasil rekapitulasi resmi ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ia pun berharap agar hasil resmi dapat seusai dengan perolehan suara saat di quick count.

Ma'ruf juga berharap agar negara tetap dalam kondisi aman selama menunggu hasil rekapitulasi suara resmi dari KPU.

"Mudah-mudahan real count-nya sama dengan quick count. Dan selama menunggu itu tidak ada kejadian apa-apa. Aman. Itu yang kita harapkan supaya negeri ini tetap aman," ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved