Pemilu 2019

KPU Jakarta Timur Pastikan Video Pembobolan Kotak Suara di Penggilingan Hoax

KPU Jakarta Timur Pastikan Video Pembobolan Kotak Suara di Penggilingan Hoax

KPU Jakarta Timur Pastikan Video Pembobolan Kotak Suara di Penggilingan Hoax
Istimewa
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia 

Video kotak suara dalam keadaan tidak tersegel beredar di grup WhatsApp.

Video berdurasi 1 menit 09 detik tersebut memperlihatkan kotak suara yang tidak tersegel berasal dari Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Pada video tersebut juga terdengar suara seseorang yang mengeluhkan tidak adanya kunci gembok yang disimpan di atas kotak suara.

Selain itu gembok yang dipakai untuk menyegel kotak suara dalam keadaan tidak terkunci.

Video yang sudah beredar luas tersebut juga disertai dengan keterangan bahwa telah terjadi pembobolan kotak suara.

Bahkan pihak tertentu juga diminta waspada agar tidak terulang kejadian serupa pada kemudian hari.

Kejadian pembobolan kotak suara di Kec:Cakung,Kel:Penggilingan jam 1 siang dini hari & pelaku telah diamankan & wahai para mujahid team Saksi tingkat Kecamatan terus perketat pengawalan C1 02 & C1 Caleg PKS & Partai Koalisi 02 lainnya utk menghindari hal2 yg tdk diinginkan..Dan tetap semangat...Takbir!...Allahu Akbar!,” tulis keterangan video tersebut.

Menanggapi beredar luasnya video tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Timur, Wage Wardana memastikan bahwa gambar yang diungkapkan dalam video itu tidak benar alias hoax.

“Saya ketawa dengarnya, pembobolan. Itu salah mas, dipastikan 100 persen hoax. Saya minta pelurusan, tidak ada pembobolan, yang ada kan namanya kardus, begitu jatuh agak keras, jadi begitu (rusak),” tegas Wage, saat dihubungi, Sabtu (20/4/2019).

Hanya saja Wage mengakui adanya segel kotak suara yang tidak dalam keadaan prima. Peristiwa itu ditemukan pada Jumat (19/4/2019) sekira pukul 19.20 WIB sebelum dimulainya rapat pleno tingkat kecamatan.

“Jadi itu cuma segel yang agak mengelupas sedikit dan Wakapolres juga datang dan kami pun memantau. Itu agak mengelupas, bukan dibongkar, kalau dibongkar logikanya itu kita masuk pidana,” ujarnya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved