Pemilu 2019

Banyak Petugas Pemilu 2019 Meninggal Dunia, Mahfud MD: Serentak kan Nggak Harus di Hari yang Sama

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memberikan komentar terkait pemilu serentak yang telah dilaksanakan pada Rabu

Banyak Petugas Pemilu 2019 Meninggal Dunia, Mahfud MD: Serentak kan Nggak Harus di Hari yang Sama
Instagram @krishnamurti_bd91
Beigjenpol Syaiful Bachri salah satu polisi yang meninggal dalam tugas mengamankan Pemilu 2019 di NTT 

Petugas Pemilu 2019 meninggal dunia terus bertambah. Sebagian besar mereka meninggal karena kelelahan menjalankan tugas Pileg dan Pilpres yang digelar bersamaan atau serentak.

SEBANYAK 12 petugas KPPS di Jawa Barat gugur saat bertugas.

KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara adalah sekelompok orang yang paling banyak bekerja pada hari pencoblosan Pemilu 2019 serentak pada Rabu (17/4/2019) ini.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat berupaya untuk memberikan santunan kepada 12 pejuang demokrasi ini.

“Ada 12 orang di 9 kota/kabupaten di Jawa barat,” kata Ketua KPU Jabar Rifqi Ali Mubarok yang dihubungi Kompas.com, Jumat (19/4/2019).

Kelelahan Saat Mendaki Bukit di Pulau Kelor, Brigjen Pol Syaiful Zachri Meninggal Dunia Dalam Tugas

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memberikan komentar terkait pemilu serentak yang telah dilaksanakan pada Rabu (17/4/2019).

Hal ini diungkapkan Mahfud MD melalui Twitter miliknya, @mohmahfudmd, Sabtu (20/4/2019).

Mulanya, warganet dengan akun @sigit_priatmoko mengunggah berita soal banyaknya panitia penyelenggara pemilu meninggal karena kelelahan.

Warganet itu lalu bertanya soal perlunya pemilu serentak dikaji ulang.

"Mohon maaf @mohmahfudmd apa tidak sebaiknya pemilu serentak ini dikaji ulang? Melihat banyaknya korban berjatuhan," tulis akun @sigit_priatmoko.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved