Pemilu 2019

Serangan Fajar di Lubang Buaya Dilakukan Anggota DPRD DKI, PPP Mengaku Belum Dengar

"Saya belum dengar ya. Saya cek dulu ya," ucap Arwani saat dikonfirmasi, Jumat (19/4).

Serangan Fajar di Lubang Buaya Dilakukan Anggota DPRD DKI, PPP Mengaku Belum Dengar
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Lokasi yang diduga jadi tempat beelangsungnya praktik serangan fajar di RW 10, Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur. 

Bawaslu Kota Jakarta Timur mengonfirmasi bahwa politik uang atau serangan fajar yang terjadi di RW 10 Kelurahan Lubang Buaya diduga dilakukan oleh Caleg DPRD DKI Jakarta dari PPP berinisial MNT.

Ia diketahui juga merupakan petahana yang sejak tahun 2014 lalu telah menduduki kursi pejabat DPRD DKI Jakarta di Kebon Sirih.

Wakil Ketua Umum PPP Arwani Thomafi menuturkan pihaknya belum mengetahui kabar tersebut.

"Saya belum dengar ya. Saya cek dulu ya," ucap Arwani saat dikonfirmasi, Jumat (19/4).

Ketua Bawaslu Jakarta Timur Sakhroji menanggapi serangan fajar yang terjadi di Lubang Buaya.
Ketua Bawaslu Jakarta Timur Sakhroji menanggapi serangan fajar yang terjadi di Lubang Buaya. (Wartakotalive.com/Rangga Baskoro)

Ia kembali memberikan jawaban yang sama ketika ditanyakan terkait sanksi akibat dugaan pelanggaran yang dilakukan MNT tersebut.

"Saya cek dulu," ungkapnya.

Sebelumnya, dugaan politik uang atau serangan fajar yang terjadi di kawasan RW 10 Lubang Buaya kian santer terdengar.

Bukan Cuma Tidak Hadir, Nama Sandiaga Pun Tidak Ada di Spanduk Saat Syukuran Kemenangan Prabowo

Kabarnya, oknum caleg yang melakukan kegiatan tersebut menggelontorkan dana hingga Rp 142 juta untuk membeli suara rakyat.

Ketua Bawaslu Jakarta Timur Sakhroji mengatakan uang tersebut diduga berasal dari dompet relawan Caleg DPRD Provinsi DKI petahana berinisial MNT kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) guna mempertahankan kursi di Kebon Sirih.

Beredar Kabar Kotak Suara Tak Terkunci, PPK di Depok Membantah

"Pembagian uang oleh relawan satu Caleg DPRD Provinsi DKI Jakarta, dugaannya berinisial MNT dari partai PPP. Targetnya 1.427 warga, satu orang warga dikasih Rp 100 ribu," kata Sakhroji. (abs) 

Soal Ekspresi Sandiaga Uno Lesu Diartikan Seperti Ini Kata Pakar Pendeteksi Kebohongan Handoko Gani

Di Balik Wajah Lesu Sandiaga Pakar Psikologi Bandingkan dengan Hillary, Churchill, dan Bung Karno

Situasi Memanas, SBY Perintahkan Kader Mundur dari Kantor BPN Prabowo-Sandi

Ini Penyebab Jokowi Unggul Hasil Quick Count Walau Hanya di 15 Provinsi, Prabowo Kuasai 19 Provinsi

 

 

TERBONGKAR Beda Karakter Mencolok Luna Maya dan Syahrini, Mengapa Reino Barack Tetap Pilih Inces?

Aurel Hermansyah Dijodohkan dengan Atta Halilintar, Kata Atta: Dia Wanita Penyayang Keluarga

Tutupi Rambut Pakai Kerudung, Pedangdut Ayu Ting Ting Berharap Dapat Hidayah

 

 

UPDATE Terbaru Real Count Pilpres 2019 Pukul 18.00, Suara Jokowi-Maruf Terus Tergerus

Bukan Cuma Tidak Hadir, Nama Sandiaga Pun Tidak Ada di Spanduk Saat Syukuran Kemenangan Prabowo

PDIP Mendorong Semua Partai dan BPN Prabowo-Sandi Agar Transparansi Terhadap Hasil Real Count Pemilu

Prabowo Ditantang Buka Bukti Data Mentah Hasil Exit Poll dan Real Count Internal BPN

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved