Pemilu 2019

Penyelenggara Diduga Tidak Netral, Rapat Pleno Penghitungan Suara Di Kecamatan Tanah Abang Ditunda

Bambang menampik bahwa orang yang difoto tersebut bukan merupakan petugas PPK Tanah Abang.

Penyelenggara Diduga Tidak Netral, Rapat Pleno Penghitungan Suara Di Kecamatan Tanah Abang Ditunda
Warta Kota
Rapat pleno hasil rekapitulasi penghitungan suara di Kecamatan Tanah Abang yang digelar do GOR Tanah Abang, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, ditunda. 

Rapat pleno hasil rekapitulasi penghitungan suara di Kecamatan Tanah Abang yang digelar do GOR Tanah Abang, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, ditunda.

Pasalnya, terdapat indikasi dugaan dari kedua pendukung Paslon Capres dan Cawapres nomor urut 01 dan 02, bahwa pihak penyelenggara dalam hal ini PPK Tanah Abang tidak netral.

Dugaan itu bermula saat sebuah foto yang menunjukan adanya seseorang di dalam penyimpanan kotak suara. Ia diduga bukan merupakan petugas penyelenggara pemilu, melainkan dari salah satu paslon.

"Intinya dari teman-teman penyelenggara minta disterilisasi, dijaga. Karena ada dugaan bawa KPU tidak netral. Ada dugaan dari warga bahwa kami seolah-olah merubah kotak suara. Padahal tidak," ucap Bambang Trimargono, Anggota PPS Karet Tengsin di lokasi.

VIDEO: Begini Suasana Pemilu di Los Angeles Amerika Serikat

Bambang menampik bahwa orang yang difoto tersebut bukan merupakan petugas PPK Tanah Abang.

"Yang namanya monitoring kan, kalau ada sesuatu yang tidak benar, kami betulkan, nah itu difoto, padahal itu petugas kita juga, bukan orang luar," jelasnya.

Viralnya foto tersebut kemudian menimbulkan gejolak massa sehingga para warga membanjiri GOR Tanah Abang untuk melakukan pengecekan.

Petugas kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat beserta personel TNI dari 05/01 JP BS turun ke lapangan dan berjaga di sekitar lokasi.

VIDEO: Wiranto Imbau Masyarakat Tenang dan Tidak Terprovokasi

Berdasarkan hasil diskusi, rapat pleno rekapitulasi penghitungan kemudian ditunda hingga esok hari, Sabtu (20/4), pukul 09.00 WIB.

"Penghitungan tadi belum sempat kami lakukan. Hasil rapatnya tadi diputuskan kalau gedung ini harus steril, kami sama-sama menjaga," tuturnya. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved