Pilpres 2019

Ajak Rekonsiliasi, Maruf Amin Minta Cebong dan Kampret Dikubur

CALON wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin menginginkan tidak ada lagi cebong dan kampret pasca-Pemilihan Presiden 2019.

Ajak Rekonsiliasi, Maruf Amin Minta Cebong dan Kampret Dikubur
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 051 RT 7/RW 8 Koja, Jakarta Utara, Rabu (17/4/2019). 

CALON wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin menginginkan tidak ada lagi cebong dan kampret pasca-Pemilihan Presiden 2019.

Cebong identik dengan sebutan untuk pendukung pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin. Sedangkan kampret ditujukan untuk pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Ya, jangan lagi bunyi lagi (cebong kampret). Selesai sampai kemarin. Kita kubur ada cebong, ada kampret kubur saja," kata Maruf Amin di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Prabowo Sangat Yakin Bisa Rebut 63 Persen Suara, Ini Alasannya

Menurut Maruf Amin, tidak menyinggung cebong dan kampret merupakan upaya untuk rekonsiliasi.

Jika dibiarkan, ucap Maruf Amin, tujuan utama Pilpres tidak akan tercapai. Sebab, semua pihak tidak bisa membangun bangsa tanpa persatuan.

Maruf Amin menegaskan, harus ada harmonisasi antara semua pihak usai pilpres. Ia menjamin pihaknya akan merangkul penantang seusai Komisi Pemilihan Umum (KPU) menentukan pemenang.

Ini Dua Rekomendasi Bawaslu kepada KPU Terkait Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia

"Caranya tentu kita akan lakukan konsolidasi kebangsaan. Harus mengadakan dialog-dialog," ucap Maruf Amin.

Pertemuan-pertemuan akan dilakukan, untuk mengedepankan rekonsiliasi. Maruf Amin mengatakan, pihaknya terbuka pada kritik, asal hal tersebut bersifat membangun. Namun, jangan sampai ada permusuhan antar-sebangsa.

Setelah semua selesai, Maruf Amin memastikan rekonsiliasi ini dijalankan. Sebab, pembelahan tak bisa dibiarkan terlalu lama, untuk membuat suasana kondusif dan kondisi produktif.

Moeldoko Ungkap Raja Arab Saudi Banyak Bicara Saat Makan Malam Bareng Jokowi, Beda Saat di Indonesia

"Nah, itu akan kita usahakan seoptimal mungkin di dalam melakukan rekonsiliasinya itu," jelas Maruf Amin.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved