Zakat dari Gaji PNS Kabupaten Bekasi Tembus Rp 700 Juta

"Duit sekitar Rp 700 juta sebulan itu adalah zakat profesi dari tunjangan penghasilan pegawai," ujar Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat

Zakat dari Gaji PNS Kabupaten Bekasi Tembus Rp 700 Juta
Wartakotalive/Muhammad Azzam
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dan jajaran 

Berbeda dengan Kota Bekasi yang menembus sampai Rp 800 juta, penerimaan zakat profesi aparatur di Kabupaten Bekasi hanya mencapai Rp 700 juta per bulan.

Namun potongan yang dibebankan tetap sama yakni 2,5 persen dari gaji yang diperoleh.

"Duit sekitar Rp 700 juta sebulan itu adalah zakat profesi dari tunjangan penghasilan pegawai," ujar Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi Iyan Priyatna di Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi pada Kamis (18/4).

Dalam kesempatan itu Iyan tidak menampik masih ada beberapa pegawai yang belum menunaikan zakat profesi. Seperti halnya Kota Bekasi, Iyan berharap agar pegawai yang perekonomian rumah tangganya stabil untuk mengikuti program ini.

Menurut dia, potensi zakat profesi di Kabupaten Bekasi sangat besar. Sebagai wilayah yang memiliki kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, tentu potensi zakat untuk membantu masyarakat setempat lebih tinggi.

"Tentu kita berharap Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memaksimalkan penerimaan zakat ke perusahaan-perusahaan juga agar nilai manfaatnya bisa dirasakan masyarakat Kabupaten Bekasi," imbuhnya.

Dia menjelaskan program Baznas dalam membantu warga miskin sudah cukup banyak, di antaranya program bedah rumah, bantuan pendidikan, kesehatan, serta modal usaha. Diharapkan dengan adanya program tersebut, warga miskin di Kabupaten Bekasi yang jumlahnya 500.000 orang dapat diberdayakan dan terbantu kehidupannya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved