Liputan Eksklusif Pinjaman Online

Perencana Keuangan Ingatkan Masyarakat untuk Menghindari Pinjaman Online

Perencana keuangan, Andreas Freddy Pieloor mengimbau agar masyarakat berhati-hati menggunakan aplikasi pinjaman online.

Perencana Keuangan Ingatkan Masyarakat untuk Menghindari Pinjaman Online
warta kota/Lilis Setyaningsih
Salah satu perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang teknologi, mencoba memberikan solusi. Pluto memiliki visi untuk memberi reward bagi masyarakat yang memiliki sikap positif terhadap finansialnya, seperti tepat waktu dalam membayar cicilan maupun pinjaman. 

Syarat yang mudah dan cepatnya pencairan dana membuat aplikasi pinjaman online atau pinjol langsung digandrungi.

Namun perencana keuangan, Andreas Freddy Pieloor mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati.
Freddy menilai, masyarakat harus teliti dengan syarat dan ketentuan saat akan meminjam uang lewat aplikasi pinjol.

"Sebaiknya tidak mengambil pinjaman online terlebih jika belum tahu kondisi dan persyaratannya. Amati bunga yang dikenakan dan cara menghitung bunganya, cara membayar, dan jangka waktu yang diberikan," ujar Freddy kepada Warta Kota, akhir Maret lalu.

Banyaknya aplikasi pinjol yang berkembang, lanjut Freddy, juga patut dicurigai. Pasalnya beberapa di antaranya lolos dari pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Pinjaman online kadang tidak punya lisensi PT dan tidak diawasi OJK. Banyak yang liar dan hukum rimba dipakai," ucapnya.

Freddy menekankan agar masyarakat tidak menggunakan aplikasi pinjol. Menurutnya, bunga dari pinjol dapat melambung sangat tinggi.

Bagaimana bila sudah terlanjur menggunakan aplikasi pinjol? Freddy berharap penggunanya bisa segera melunasi utangnya.

"Saya percaya bunga yang dikenakan sangat tinggi karena tanpa agunan. Lalu mereka bisa seenaknya menekan dan memburu para peminjam yang tidak mampu bayar," ujarnya.

Jika ingin tetap menggunakan pinjaman online, Freddy meminta masyarakat untuk menghitung dengan cermat bisnis yang akan dijalankan lewat hasil uang pinjaman tersebut.

"Bila ada usaha dan bisnis yang pasti berhasil, dan return on investment-nya lebih besar daripada bunga pinjaman online, baru dipikirkan kembali," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Eko Priyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved