Pemilu 2019

Wali Kota Bekasi Sebut Pemilu 2019 Paling Rumit Sedunia

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai pemilu serentak yang dilakukan pada Rabu (17/4/2019) hari ini, merupakan pesta demokrasi terumit sedunia.

Wali Kota Bekasi Sebut Pemilu 2019 Paling Rumit Sedunia
WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01, Gang Penganten RT 01/01, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (17/4/2019) pagi. 

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi menilai Pemilihan Umum (Pemilu) serentak yang dilakukan pada Rabu (17/4/2019) hari ini, merupakan pesta demokrasi terumit sedunia.

Sebab, tidak hanya pemilihan presiden dan wakilnya, masyarakat juga turut memilih wakil rakyat di parlemen.

"Ini yang menurut saya terumit, bukan saja di Indonesia, tapi di dunia. Karena, ada pemilihan presiden, DPD, DPR, DPRD Provinsi, maupun DPRD Kabupaten/Kota," kata Rahmat Effendi, Rabu (17/4/2019).

Prabowo Sangat Yakin Bisa Rebut 63 Persen Suara, Ini Alasannya

Hal itu disampaikan Rahmat Effendi seusai menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01, Gang Penganten RT 01/01, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu pagi.

Politikus Partai Golkar ini menyebut, bahkan dalam Pemilu kali ini, dia harus menghabiskan waktu lebih lama dibanding pelaksanaan pemilu sebelumnya.

Pemilu kali ini, Rahmat Effendi harus membuka lima surat suara di bilik suara sekaligus. Berbeda dengan pemilu sebelumnya, dia hanya membuka satu surat suara untuk menggunakan hak pilihnya.

Ini Dua Rekomendasi Bawaslu kepada KPU Terkait Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia

"Saya saja tadi hampir dua menit karena harus mencari (pilihan), sedangkan presiden cuma dua (kandidat). Ya kalau ditambah empat (surat suara) kan mesti butuh waktu lagi untuk mencarinya," paparnya.

Menurut dia, waktu pencoblosan pemilu kali ini lebih lama bukan hanya karena harus membuka dan melipat kembali lima surat suara. Namun, harus mencari nama-nama calon yang dipilihnya untuk menjadi wakilnya di pemerintahan maupun parlemen.

"Jadi saya harus milih presiden, DPRD Provinsi, DPRD Kota Bekasi, dan DPR RI dalam satu hari yang sama," ucapnya.

Moeldoko Ungkap Raja Arab Saudi Banyak Bicara Saat Makan Malam Bareng Jokowi, Beda Saat di Indonesia

Rahmat Effendi lantas meminta masyarakat, terutama Kota Bekasi, untuk tetap menjaga kerukunan pasca-Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved