Pemilu 2019

Pemilu Susulan di Kota Jayapura, Bawaslu Papua: Indikasi Sudah Tercium, Investigasi Segera Digelar

Kegagalan pendistribusian logistik Pemilu di Kota Jayapura sangat fatal dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak penyelenggara.

Pemilu Susulan di Kota Jayapura, Bawaslu Papua: Indikasi Sudah Tercium, Investigasi Segera Digelar
Kompas.com/Dhias Suwandi
Logistik Pemilu 2019 yang masih berada di KPUD Kota Jayapura dan belum terdistribusi ke 744 TPS di Distrik Jayapura Selatan dan Abepura, Rabu (17/04/2019). 

"Kami terlambat menerima formulir C1 dan C7. Kami juga terlambat pada saat pleno DPTHP tingkat provinsi pada tanggal 12 April 2019. Setelah kami menerima hasil pleno DPTHP itulah baru kami bisa melakukan download untuk diperbanyak dan dikirim ke TPS-TPS," ujar Ketua KPU Kota Jayapura, Oktovianus Injama, di Jayapura, Rabu (17/04/2019).

KPUD Kota Jayapura diakuinya juga mengalami kendala dengan format C6 (surat undangan pemilih) karena format yang diterima KPUD Kota Jayapura dari KPU Papua berupa format C6 KWK.

Sebagai informasi 744 TPS yang ditunda pelaksanaan Pemilu tersebut di antaranya 369 TPS di Distrik Abepura dan 375 TPS di Distrik Japsel.

Sementara Ketua KPU Papua Theodorus Kossay menjelaskan, keputusan penundaan tersebut merupakan hasil rapat bersama antara KPU Provinsi, KPU Kota Jayapura dan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kota Jayapura.

Terkait hal tersebut, Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan pihaknya akan melakukan pegamanan secara menyeluruh terhadap proses Pilkada di Papua khususnya di Papua.

"Proses ini akan kami kawal. Dari hasil koordinasi kami dengan pihak KPUD Kota Jayapura dan KPU Papua bahwa akan dilakukan Pilkada susulan di dua distrik. Untuk itu, pengamanan akan dilakukan sehingga tidak ada kecurangan di saat prosesnya nanti," tandasnya. (Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved