Pemilu 2019

Kriteria Abdee 'Slank' Sebelum Menentukan Calon Presiden, Salah Satunya Tidak Suka Orang Marah

Sejak 2014, Abdee Negara Nurdin bersama Band Slank, memberikan dukungannya untuk Joko Widodo maju sebagai Presiden. Dukungan itu tetap sama di 2019.

Kriteria Abdee 'Slank' Sebelum Menentukan Calon Presiden, Salah Satunya Tidak Suka Orang Marah
Tribunnews.com/Jeprima
Gitaris Slank, Abdee Negara atau Abdee Slank menunjukkan buku fotografi Musik untuk Demokrasi usai membuka pameran sekaligus peluncuran buku tersebut di Grand Indonesia, Main Atrium East Mall, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2014). Pameran foto yang menampilkan hasil karya dari 31 fotografer ini akan berlangsung hingga 19 Oktober 2014. 

Sebelum nyoblos di Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019), Abdee Negara Nurdin (50) terus memantau track record para calon pemimpin negeri ini.

Banyak media yang dipakai gitaris Band Slank tersebut untuk mengetahui rekam jejak calon Presiden dan Wakil Presiden terbaik Indonesia yang menjadi pilihannya di pemilu.

"Kebetulan, saya sudah tahu track recordnya. Begitu saya tahu dia nyalon, saya yakin itu pilihan saya," kata Abdee Negara Nurdin di Markas Slank, Gang Potlot, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

Abdee Negara ketika ditemui di sela jumpa pers Konser 35 Tahun Slank 'Indonesia Wow', di Salo Innayan Resto Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018).
Abdee Negara ketika ditemui di sela jumpa pers Konser 35 Tahun Slank 'Indonesia Wow', di Salo Innayan Resto Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018). (WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO)

Rekam jejak di masa lalu menjadi hal terpenting bagi Abdee Negara untuk menentukan pilihan terbaik calon Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.

"Orang yang track recordnya bagus, rekam jejaknya baik, hingga dia pernah ngapain aja. Baru dilihat sosok personalnya. Dan saya paling nggak suka orang yang senang marah-marah," jelas Abdee Negara Nurdin.

Setelah menemukan calon presiden terbaik pilihannya, gitaris berambut gondrong ini baru akan melirik koalisi partai pengusungnya.

Tampil Lengkap, Slank Meriahkan Konser Putih Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno

Ini Jawaban Mahfud MD Ketika Ikut Kegiatan Ngaji Kebangsaan Bersama Slank Dipertanyakan Warganet

"Kalau nggak ada yang calon bagus, cari ke partai politik yang bagus," jelas pria kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah, 28 Juni 1968, yang kerepotan memilih calon anggota legislatif (caleg) di DPRD Kotamadya/Kabupaten.

Abdee Negara Nurdin kesulitan memilih calon wakil terbaiknya lantaran ada banyak caleg dalam daftar kertas suara.

"Saya kehilangan fokus, karena banyak banget pilihannya. Sebagai pemilih, saya merasa agak repot," ujar Abdee Negara Nurdin seraya menilai, biaya cetak juga mahal untuk ukuran sebesar kertas suara di Pemilihan Caleg 2019.

Slank dalam jumpa pers konser Slank 35 Tahun 'Indonesia Now', di Salo Innayan Resto Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018).
Slank dalam jumpa pers konser Slank 35 Tahun 'Indonesia Now', di Salo Innayan Resto Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Dukungan untuk kembali memimpin Indonesia kepada Joko Widodo diberikan Slank dan Abdee Negara Nurdin dan empat personel band lain. Seperti 2014, Slank tetap bersama Joko Widodo di Pemilu 2019.

"Karena pilihan itu yang terbaik," ucap Abdee Negara. "Tinggal dilanjutin aja, mudah-mudahan semua akan tercapai kalau semua elemen dalam sebuah negara untuk maju ada di situ," lanjutnya.

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved