Pemilu 2019

Gunakan Hak Pilihnya, 1.374 Warga Binaan Lapas Cikarang Nyoblos di 6 TPS

LEMBAGA Pemasyarakatan Cikarang, Kabupaten Bekasi mencatat ada 1.374 warga binaan yang menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Gunakan Hak Pilihnya, 1.374 Warga Binaan Lapas Cikarang Nyoblos di 6 TPS
Istimewa
Warga binaan Lapas Cikarang melakukan hak pilihnya di TPS yang ada di Gedung I Lapas Cikarang, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Rabu (17/4/2019). 

"Selain warga binaan, ada 108 petugas Lapas Cikarang juga yang ikut mencoblos sehingga bila ditotal ada 1.482 pemilih.."

LEMBAGA Pemasyarakatan Cikarang, Kabupaten Bekasi mencatat ada 1.374 warga binaan yang menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Warga binaan Lapas Cikarang nyoblos di 6 TPS yang ada di Gedung I Lapas Cikarang, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Rabu (17/4/2019).

"Karena jumlahnya ribuan, maka jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) ada enam, yaitu TPS 26 hingga 31," kata Kepala Lapas Cikarang Kadek Anton Budiarta, Rabu (17/4/2019).

Menurut dia, sebetulnya jumlah warga binaan di Lapas Cikarang mencapai 1.766 orang. Dari jumlah itu sebanyak 392 warga binaan di antaranya tidak bisa memilih karena tidak terdata sebagai daftar pemilih tetap (DPT).

Warga binaan Lapas Cikarang melakukan hak pilihnya di TPS yang ada di Gedung I Lapas Cikarang, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Rabu (17/4/2019).
Warga binaan Lapas Cikarang melakukan hak pilihnya di TPS yang ada di Gedung I Lapas Cikarang, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Rabu (17/4/2019). (Istimewa)

"Selain warga binaan, ada 108 petugas Lapas Cikarang juga yang ikut mencoblos sehingga bila ditotal ada 1.482 pemilih," ujarnya.

Kadek mengatakan, pihaknya mendirikan TPS sendiri agar para warga binaan tetap bisa menggunakan hak pilihnya. Apalagi haknya dilindungi UUD 1945 sehingga pemerintah wajib memfasilitasi mereka.

Untuk itu, sejak awal pihaknya terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan penyelanggara dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bekasi

"Proses pemilihan berjalan lancar, aman dan tertib karena kami juga mendapat pengawalan dari kepolisian, TNI, KPU maupun Bawaslu," ungkapnya. 

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved