Pemilu 2019

Warga Binaan dan Sipir Bakal Nyoblos di Rutan dan Lapas Cipinang

Karutan Klas I Cipinang, Oga Darmawan menyampaikan ada sekira 1.200 orang warga binaan beserta petugas sipir yang akan menggunakan hak pilihnya esok

Warga Binaan dan Sipir Bakal Nyoblos di Rutan dan Lapas Cipinang
Warta Kota/Henry Lopulalan
Suasana Lapas Cipinang, Cipinang, Jakarta Timur 

Proses pemungutan suara Pemilu Serentak 2019 akan dilakukan esok hari di seluruh pelosok Indonesia. Semua masyarakat yang memiliki hak pilih dan telah terdaftar tanpa terkecuali akan menggunakan hak pilihnya, termasuk para warga binaan di Rutan Klas I dan Lapas Narkotika Cipinang.

Karutan Klas I Cipinang, Oga Darmawan menyampaikan ada sekira 1.200 orang warga binaan beserta petugas sipir yang akan menggunakan hak pilihnya esok hari.

"Ada 6 TPS di dalam lingkungan rutan. Total DPTb di sini ada sekitar 1.200 orang. Pemungutan suara akan berlangsung dengan jadwal yang ditentukan oleh KPU," ucap Oga saat dikonfirmasi, Selasa (16/4).

Pegawai rutan yang telah memperoleh formulir A5 juga akan berpartisipasi melakukan pencoblosan. Sedangkan petugas lainnya bisa lebih dulu melakukan pencoblosan di domisilinya masing-masing.

Film Dokumenter Watchdoc Sexy Killers Tembus 5 Juta Views, Sebut Nama-nama Petinggi Negara

"Semua saya perintahkan untuk masuk. Petugas yang piket kan otomatis masuk, dibantu oleh petugas lainnya. Mereka yang tidak bertugas hari itu boleh melakukan pencoblosan dulu di lingkungan rumahnya, kemudian berangkat ke rutan untuk bertugas,"

"Adapun yang punya formulir A5, mereka sudah melapor ke wilayahnya masing-masing untuk bisa melakukan pemungutan suara di rutan," ungkapnya.

Akan ada sekira 200 petugas yang mengawal berlangsungnya proses pemungutan suara, mereka juga akan dibantu oleh 2 orang anggota TNI fan Polri di setiap TPS.

Sementara itu, Kalapas Narkotika Cipinang, Asep Sutandar menyampaikan total DPTb di tempat yang dipimpinnya sebanyak 1.830 orang.

VIDEO: Jelang Ramadan, Wali Siapkan Lagu Single Kuy Hijrah

"Kami sudah persiapkan semua mulai dari membangun 6 TPS dan kelengkapan data warga binaan. Ada sekitar 1.830 warga binaan yang akan melakukan pencoblosan besok," tutur Asep.

Pihaknya esok hari direncanakan akan mendapatkan kunjungan dari warga negara lain yanh akan melakukan studi banding terkait proses pelaksanaan Pemilu 2019.

"Harapan saya tentunya semua warga binaan yang punya hak pilih bisa menggunakan hak suaranya. Besok alan ada kunjungan dari KPU, ada juga dari negara-negara lain," katanya. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved