Berita Video

VIDEO: Tips Menghindari Pembobolan ATM Modus Ganjal Tusuk Gigi

sebisa mungkin mencari cari lokasi mesin ATM yang agak ramai dan hiruk pikuk di sekitarnya.

Aparat Direskrimum Polda Metro Jaya membekuk dua orang dari 4 pelaku kawanan pembobol rekening ATM nasabah hingga puluhan juta rupiah, dengan modus mengganjal mesin ATM dengan menggunakan tusuk gigi.

Kedua pelaku yang dibekuk adalah G (42) dan AF (32). Mereka ditangkap di tempat persembunyiannya di Kampung Melayu, Jakarta Timur, 25 Maret 2019 lalu.

Sementara dua orang anggota sindikat ini yakni Wandi dan D, masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan dengan masih buronnya dua pelaku tidak menutup kemungkinan mereka membentuk kelompok baru dan melakukan aksi serupa.

Karenanya untuk menghindari menjadi korban kawanan ini, pihaknya memberikan sejumlah tips kepada masyarakat nasabah bank yang hendak mengambil uang di ATM agar terhindar dari aksi kawanan ini.

"Yang pertama sebisa mungkin mencari cari lokasi mesin ATM yang agak ramai dan hiruk pikuk di sekitarnya. Jangan ke tempat yang sepi," kata Argo, Selasa (16/4/2019).

Kedua kata dua jika kartu ATM nasabah tertelan mesin, jangan mudah percaya pada orang lain yang mau membantu. Sebab bisa jadi mereka berniat buruk. "Jadi jangan mudah percaya dengan orang tak dikenal di belakang, yang mau membantu. Tidak ada itu," kata Argo.

Dan yang ketiga kata dia, jangan percaya juga dengan adanya stiker nomor telepon yang tertempel di mesin ATM yang menyatakan bisa dihubungi jika kartu tertelan. "Karena bisa jadi itu nomor kawanan pelaku yang akan menyesatkan nasabah," kata dia.

Karenanya kata Argo lebih baik nasabah mendatangi bank terdekat ia membuka rekeningnya atau menelepon nomor call center bank setelah sangat yakin bahwa nomor itu adalah nomor resmi call center banknya. "Jika tidak yakin, lebih baik jangan," kata dia.

Argo menuturkan terungkapnya kawanan pembobol ATM nasabah bermodus mengganjal dengan tusuk gigi, berawal dari laporan korban yakni Hari Suyono pada Februari 2019 sampai Maret 2019 lalu.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved