Pemilu 2019

Tetap Beroperasi Normal, Manajemen Commuterline Berikan Petugasnya Hak Pilih pada Hari Pencoblosan

Pengoperasian kereta commuterline Jabodetabek pada hari pencoblosan Pemilu, Rabu, 17 April 2019 nanti akan tetap berlangsung normal.

Tetap Beroperasi Normal, Manajemen Commuterline Berikan Petugasnya Hak Pilih pada Hari Pencoblosan
Warta Kota/Alex Suban
Penumpang menunggu kereta Commuterline jurusan Parung Panjang di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf

GAMBIR, WARTAKOTALIVE.COM -- Pengoperasian kereta Commuterline Jabodetabek pada hari pencoblosan Pemilu, Rabu, 17 April 2019 nanti akan tetap berlangsung normal.

Meski demikian pihak manajemen PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI), akan memberikan kesempatan bagi petugasnya untuk memberikan hak pilih nanti.

"Manajemen sangat mendukung pemilu ini. Sehingga sudah diinstrusikan penyesuaian jadwal dan pola shiftnya. Supaya dapat bergantian agar tetap dapat memilih apalagi sekarang kita bisa memilih di dekat kantor atau stasiun terdekat," kata Anne Purba, VP Corporate Communication PT KCI, ketika dikonfirmasi Warta Kota, Selasa (16/4/2019).

Anne sendiri mengatakan bahwa jumlah perjalanan dalam sehari mencapai 938 perjalanan. Dengan jumlah penumpang 930.000 orang dan jumlah tertinggi 1,1 juta penumpang.

Sebelumnya, Anne mengatakan bahwa perjalanan commuterline terganggu karena adanya tahap normalisasi usai pengoperasi Double-Double Track Jatinegara-Cakung.

Dimana pengoperasian Double-double track (DDT) lintas Jatinegara-Cakung pada Jumat (12/4/2019) lalu masih dalam tahap normalisasi dan penyesuaian dalam berbagai aspek operasional dan keselamatan perkeretaapian.

"Pemerintah bersama PT KAI dan PT KCI hingga hari ini masih memantau penambahan waktu perjalanan KA yang terjadi seusai switch over jalur. Hasil pemantauan hingga sore hari ini, penambahan waktu perjalanan masih terjadi meskipun semakin sedikit kelambatannya. Kelambatan ini diperkirakan juga masih akan terasa pada esok hari," kata Anne, Minggu (14/4/2019).

Bila pada Jumat (12/4/2019) kelambatan mencapai satu jam bahkan lebih, Sabtu (13/4/2019) tercatat KRL mengalami keterlambatan rata-rata mencapai 20-30 menit.

Lalu pada hari Minggu (14/4/2019) rata-ratanya telah menurun menjadi 10-20 menit. Tambahan waktu perjalanan yang perlu disiapkan pengguna pada Senin (15/4/2019) adalah lebih kurang sama dengan hari Minggu ini.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved