Liputan Eksklusif Pinjaman Online

Ridwan Terbantu Banget oleh Pinjol

Tak semua orang merasa kapok menggunakan jasa aplikasi pinjaman online.

Ridwan Terbantu Banget oleh Pinjol
WARTA KOTA/LILIS SETYANINGSIH
Hadirnya pinjaman online atau bisa juga disebut financial technology (fintech) menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan dana talangan dengan cepat, mudah, dan aman. 

Tak semua orang merasa kapok menggunakan jasa aplikasi pinjaman online atau pinjol. Ridwan Nurhakim (28), warga Kampung Setu, Bekasi Barat, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya pinjol.

Ia tertarik memanfaatkan pinjol karena dirinya tak direpotkan dengan sejumlah syarat. Paling memudahkan adalah tak adanya agunan ketika hendak meminjam uang.

Ridwan cukup melengkapi data diri, foto KTP elektronik, dan foto diri. Kemudahan ini tak ia rasakan ketika hendak meminjam uang via bank atau gadai.

"Ngebantu banget, terutama kalau lagi ada keperluan banyak. Uang gajian (saya) keburu habis, padahal gajian masih lama. Kalau dulu pinjam sama teman atau tetangga, tapi kan malu. Nah ada pinjaman online ini jadi ngebantu," kata Ridwan saat ditemui di rumahnya, akhir Maret lalu.

Ridwan menjelaskan telah menggunakan aplikasi pinjol lebih kurang setahun terakhir. Awalnya, ia sempat gusar lantaran mendapatkan bunga yang besar.

"Waktu awal ada teman nyobain. Saya daftar tapi susah. Disetujuinya lama juga. Akhirnya coba pinjaman online lain, bunga gede banget, telat 10 hari bisa hampir separuh uang pinjaman, kapok tuh," ujar pria beranak satu ini.

Sampai akhirnya, Ridwan mendapatkan saran dan membaca berita terkait fenomena pinjol. Lewat pemberitaan, ia mengetahui cara-cara yang aman untuk menggunakan aplikasi pinjol agar tidak terjerat bunga yang mencekik.

"Ternyata harus yang resmi, dalam pengawasan OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Jangan coba-coba sama yang enggak resmi, apalagi kelihatan bunganya gede. Akhirnya saya putuskan pakai Akulaku atau Kredivo, tapi lebih sering sih Akulaku," ucapnya.

Lancar
Ia menjelaskan hampir seluruh teman sekantornya di jasa pengiriman barang memanfaatkan aplikasi pinjol.

"Belum ada masalah, lancar-lancar aja. Di Akulaku bunganya kecil, 10 persen, denda keterlambatan per hari hanya 1 persen. Masih batas wajarlah," ujar Ridwan.

Halaman
12
Editor: Eko Priyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved