Liputan Eksklusif Pinjaman Online

Pengutang Online Kapok Diteror Debt Collector

Tak selamanya meminjam uang lewat aplikasi pinjol menyenangkan. Ada juga kasus peminjam yang sampai diteror "debt collector".

Pengutang Online Kapok Diteror Debt Collector
Warta Kota
Grafis pinjaman online legal dan ilegal. 

"Kalau orang pinjaman online itu benar menagih dan datang bertemu serta melakukan tindak kekerasan atau pemaksaan, segera laporkan karena itu melanggar dan termasuk tindak pidana," tegasnya.

Gali-tutup lubang

YA (38) mengaku telah melaporkan beberapa penyedia aplikasi pinjol ke Polda Metro Jaya. Lantas kenapa ia menggunakan aplikasi tersebut? YA mengaku terdesak kebutuhan. Sebelum meminjam, YA menyadari jika ada bunga dalam pinjaman tersebut.

"Saya tahu pinjaman online itu dari media sosial, awal Desember 2018 lalu. Saya coba pinjam di salah satu aplikasi peminjaman. Saya pinjam Rp 1 juta tapi dapatnya Rp 700.000, dengan pelunasan dalam tempo singkat yaitu satu minggu," ujarnya.

Seperti Bambang, masalah kemudian muncul di pinjaman berikutnya karena YA tak bisa membayar tepat waktu. YA memutar otak.

Ia lantas melakukan peminjaman kembali di aplikasi berbeda (B) untuk menutup pinjaman dari aplikasi pertama (A). Praktik itu terus berlanjut sampai akhirnya ia meminjam ke lebih dari 25 aplikasi.

"Ya karena saya nggak bisa bayar, saya tutup lubang gali lubang dengan meminjam ke aplikasi lain, dan itu kebanyakan potongan uang dan bunganya terlalu besar, makanya saya binggung untuk melunasinya," katanya.

Yang dipermasalahkan YA, penagih meneror dirinya dengan cara menghubungi kontak-kontak yang ada di ponsel miliknya.

"Yang saya sayangkan mereka ini meneror beberapa rekan saya yang ada di kontak telepon saya, bahkan anak saya yang sedang sekolah pun juga menjadi target ancaman mereka. Tentu ini sangat disayangkan, untuk itu saya melaporkan ke pihak kepolisian," ucap YA.

Perlindungan konsumen

Halaman
1234
Editor: Eko Priyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved