Muhammad Zohri Tidak Ditargetkan di Kejuaraan Asia 2019

Menurut Bob Hasan, kejuaraan Asia bagian yang paling penting dari kejuaraan tersebut adalah persiapan.

Muhammad Zohri Tidak Ditargetkan di Kejuaraan Asia 2019
Bola.com
Pelari Indonesia, Lalu Zohri, melakukan pemanasan saat pemusatan latihan di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Kamis (2/8/2018). Pemusatan latihan ini merupakan persiapan jelang Asian Games XVIII 

MUHAMMAD Zohri dan para pelari yang diturunkan di Kejuaraan Atletik Asia 2019 di Doha, Qatar 21-24 April 2019 tidak mendapat target khusus dari Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI).

"Tidak ada target tertentu dan kami juga tidak mengharapkan apa-apa, yang penting bisa tampil semaksimal mungkin," kata Ketua PB PASI Bob Hasan.

Salah satu alasannya adalah salah satu pelari unggulan, yakni Lalu Muhammad Zohri baru saja mengikuti Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Atas (SMA) sehingga persiapannya tidak maksimal.

Karena itu, menurut Bob Hasan, bagian yang paling penting dari kejuaraan tersebut adalah persiapan.

Oleh karena itu, dia menginginkan agar seluruh atlet dipersiapkan dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat memberikan yang terbaik.

"Yang penting adalah persiapannya. Kami mempersiapkan semuanya dengan sebaik mungkin. Atlet-atlet latihan terus, terus, dan makanannya juga dijaga. Dengan persiapan yang baik, maka prestasi akan datang menyusul," ujar Bob.

Bursa Bola Yakin Banyak Gol Tercipta di Laga MU Kontra Barcelona

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Pelatih Kepala Sprint PB PASI Eni Nuraini menuturkan terdapat beberapa alasan pihaknya tidak memasang target tertentu dalam kejuaraan tersebut.

"Alasan pertama, khusus untuk nomor estafet 4x100 itu karena tim yang diturunkan dalam kejuaraan itu sedang dalam masa transisi," tutur Eni.

Untuk estafet, sambung dia, ada tim lama yang mengundurkan diri, sehingga pihaknya memanggil atlet baru, yaitu Adi Ramli yang berusia 17 tahun.

"Persiapan yang kami lakukan baru sekitar 2 atau 3 bulan. Memang untuk estafet, sebetulnya membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk masa transisi itu," ungkap Eni.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved