Kuliner

Meracik Minuman Menggunakan Reaksi Kimia Molecular Gastronomy

"Molecular Gastronomy secara harfiah sering dinamakan dengan cooking with science."

Meracik Minuman Menggunakan Reaksi Kimia Molecular Gastronomy
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Penyajian dark chocolate ice cream menggunakan teknik molecular gastronomy. 

Dunia kuliner tak ada habisnya. Selama orang masih butuh makan, bisnis kuliner tak ada matinya.

Para pengusaha kuliner pun berlomba-lomba menarik minat pelanggan lewat cara penyajian yang berbeda dan unik.

Dari sekian banyak cara, Molecular Gastronomy hadir memberikan pengalaman bersantap yang tak hanya lezat namun juga berkesan.

Ronald Prasanto menawarkan cara molecular gastronomy dalam penyajian minuman.

Lewat cara itu, dia menawarkan cara berbeda dalam menghidangkan ragam minuman.

Misalnya, meracik kopi menggunakan reaksi kimia, N2 alias nitrogen.

Dia juga memeragakan tempered Duralex dalam mengolah Ice Americano Three Layer.

Cara menyajikannya menggabungkan air dingin, es blok dari N2 atau Nitrogen, kemudian tuang espresso yang diolah dari mesin.

Ronald Prasojo saat memperkenalkan teknik menyajikan minuman menggunakan cara molecular gastronomy
Ronald Prasanto saat memperkenalkan teknik menyajikan minuman menggunakan cara molecular gastronomy (Warta Kota/Vini Rizki Amelia)

Pasar Senggol 2019 Hadirkan Variasi Kuliner Terkini dalam Konsep Pasar Malam

"Pendeknya, dari suhu 196 derajat celcius akan dikenai 90 derajat celcius," kata Ron saat dijumpai dalam acara Kolaborasi Molecular Gastronomy dengan Duralex di Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Menu lainnya yang dihadirkan adalah dark chocolate ice cream yang juga menggunakan N2.

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved