Berita Video

VIDEO: KPAI Apresiasi Polisi Ungkap Penculikan Balita di Masjid Bekasi untuk Jadi Pengemis

Ia mengatakan kasus ini tentunya harus menjadi pembelajaran bagi masyarakat semua.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya atas upaya yang telah dilakukan sehingga berhasil mengungkap kasus penculikan Anisa Suci Ardiwibowo, balita usia tiga tahun yang diculik di Masjid Al Amin, Bintara Jaya, Bekasi.

"Sehingga sang anak ini bisa kembali ke keluarganya. Kami mengapresiasi jajaran Polda Metro Jaya atas pengungkapan kasus ini," kata Susanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (15/4/2019).

Ia mengatakan kasus ini tentunya harus menjadi pembelajaran bagi masyarakat semua.

Video Fitnah Rumah Mewah Ustadz Abdul Somad (UAS) Dipersiapkan Matang, Pakai Drone Segala

"Masyarakat, orang tua tentu harus memantau, menjaga agar anak-anak kita terpastikan tidak menjadi korban penculikan. Karena kalau anak kita tidak terjaga dengan baik, keterpaparan anak menjadi korban penculikan tentu bisa saja terjadi," kata Susanto.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan dalam kasus ini menjadikan Susanto sebagai Ketua KPAI menjadi saksi ahli dalam kasus ini. "Dari KPAI akan kita jadikan saksi ahli dalam kasus ini," kata Argo.

Argo menjelaskan motif pelaku menculik korban adalah karena faktor ekonomi atau memperalat korban untuk mengemis.

Diserang Fitnah, UAS Persilakan Tanya Mantan Kapolda Riau dan Bos Resto Wong Solo

"Pelaku membawa korban dengan tujuan untuk menimbulkan iba orang lain sehingga mau memberinya uang. Pelaku ini tinggal berpindah-pindah dan lebih sering dari masjid ke masjid. Di sana menyapu atau bersih-bersih untuk mendapat uang dari jamaah. Dengan membawa anak yan diculiknya ini diharapkan ia mendapat uang lebih," papar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (15/4/2019),

Menurut Argo dalam sehari penghasilan Anggraeni dalam mengemis adalah sekitar Rp 20.000.

Karena perbuatannya kata Argo pelaku akan dijerat Pasal 328 KUHP, Pasal 330 KUHP tentang penculikan serta UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved