Berita Video

VIDEO: Finalis Abang None Jakarta Selatan Jalani Karantina

"Tahun lalu none dari Jaksel dapat juara satu. Tahun ini targetnya bisa sapu bersih abang dan none jadi juara," harap Imron.

Puluhan finalis abang-none Jakarta Selatan menjalani sejumlah rangkaian pembinaan untuk menghadapi malam grand final yang akan berlangsung pada 3 Mei mendatang.

Di Aula Serba Guna Kantor Walikota Jakarta Selatan, mereka digembleng oleh para mentor dalam simulasi Focus Group Discussion) mengangkat tema pemilu dan kontroversi uang pensiun seumur hidup untuk anggota DPR.

Sebanyak 29 finalis dibagi dalam dua kelompok. Masing-masing finalis diwajibkan memberikan tanggapan dan pandangan menurut analisa serta sudut pandang melihat dua masalah itu.

Sementara itu, dua person in charge (PIC) yang merupakan abnon angkatan sebelumnya terus mengawasi aktivitas para finalis. Non Aulia Yolam Riwinda yang karib disapa Non Lia serta abang Dwi Graha Pangestu serius memperhatikan keaktifan para finalis dalam memberikan pandangan.

VIDEO: Penculikan Balita di Masjid Bekasi, Korban Diajak Mengemis

"Tujuan dari pelatihan kali ini untuk mengasah ketajaman analisa serta menggali pandangan finalis dalam menyikapi isu terkini. Mereka dituntut agar punya wawasan luas dan bisa menanggapi isu secara smart," kata bang Aga.

Nantinya, kemampuan menganalisa masalah ini sangat berguna ketika para abnon dihadapkan pada tugas-tugasnya baik saat menjadi duta pariwisata maupun duta untuk mensosialisasikan program-program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun Pemkot Jakarta.

"Harapannya mereka bisa menangkap isu dengan baik dan bisa memberikan pandangan secara tepat. Ini kaitanya ketika nanti, misalnya di sebuah kegiatan pemprov maupun pemkot, ada warga yang bertanya soal program, mereka bisa menjawabnya dengan baik. Mereka dituntut aware dengan isu-isu terkini," ujarnya.

VIDEO: Polisi Ciduk Pembobol ATM Modal Tusuk Gigi, Dua Masih Buron

Malam final pemilihan abnon Jakarta Selatan berlangsung pada 3 Mei mendatang di Balai Sarbini. Nantinya, tiga pasang abnon terpilih akan mewakili Jaksel maju ke tingkat provinsi.

Kepala Seksi Atraksi dan Promosi Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Selatan, Puka Yanuar mengungkapkan, dengan adanya pembinaan dan pelatihan secara rutin, diharapkan bisa menghasilkan para abnon yang memiliki kompetensi secara lengkap.

"Ada sejumlah pelatihan yang kami lakukan dalam proses karantina. Ada pelatihan publik speaking, busana, seni dan budaya, dan masih banyak lagi. Termasuk mereka juga praktik langsung di lapangan," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved