Razia Panti Pijat

Satpol PP Gerebek Tempat Pijat Esek-esek di Ciputat, Dua Orang Tertangkap sedang Berbuat Mesum

Sebanyak 12 orang pekerja panti pijat diamankan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan.

Satpol PP Gerebek Tempat Pijat Esek-esek di Ciputat, Dua Orang Tertangkap sedang Berbuat Mesum
Istimewa
Para pekerja panti pijat Srikandi di Kantor Satpol PP, Setu, Tangerang Selatan. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Zaki Ari Setiawan

TANGERANG, WARTAKOTALIVE.COM - Sebanyak 12 orang pekerja panti pijat diamankan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan.

Bukan tanpa alasan, belasan pekerja itu tidak hanya menawarkan jasa pijat namun juga melayani permintaan pria hidung belang di tempat pijat Srikandi, Ciputat, Tangerang Selatan.

Penyidik Satpol PP Tangerang Selatan, Muksin menjelaskan, saat penggerebekan, dua orang di antaranya tertangkap basah sedang berbuat mesum di bilik tempat pijat.

"Ada 12 orang pekerja, dua orang sedang bersama pasangannya saat kita razia," ujar Muksin, Senin (15/4/2019).

Menurut Muksin, setelah dilakukan pendataan oleh pihaknya, para pekerja panti pijat Srikandi itu diketahui berumur rata-rata 28-35 tahun dan berasal dari luar Kota Tangerang Selatan.

Kini belasan pekerja panti pijat itu sudah digelandang ke Panti Sosial Cipayung untuk diberikan penyuluhan.

Selanjutnya, kata Muksin, pihaknya akan memanggil pemilik Panti Pijat Srikandi untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait praktik pijat plus-plus yang dianggap meresahkan masyarakat ini.

"Pemiliknya Ibu Supartini alias Nenek, kita panggil minggu depan," jelas Muksin.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved