Bangun SPAM di Dumai, Adhi Karya dan Adaro Investasikan Rp489 miliar

Total investasi proyek ini diperkirakan sebesar Rp489 miliar dengan masa konsesi selama 25 tahun dan dibangun secara bertahap.

Bangun SPAM di Dumai, Adhi Karya dan Adaro Investasikan Rp489 miliar
istimewa
Dari kiri ke kanan: M. Arief Taufiqurrahman selaku Direktur Dumai Tirta Persada; Vivi simampo selaku Direktur Utama Dumai Tirta Persada; dan Agus Adnan selaku Direksi PDAM Dumai Tirta Persada, menunjukkan dokumen perjanjian yang baru ditandatangani di Jakarta, Senin (15/4/2019) 

PT Dumai Tirta Persada, Badan Usaha Pelaksana yang dibentuk oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk. dan PT Adaro Tirta Mandiri, menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan PDAM Tirta Dumai Bersemai dalam rangka pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Dumai dengan kapasitas 450 Ipd (liter per detik).

Perjanjian itu ditandatangani Direktur Utama PDAM Tirta Dumai Bersemai, Agus Adnan bersama Direktur Utama dan Direktur PT Dumai Tirta Persada, Vivi Simampo dan M. Arief Taufiqurrahman, di Hotel Grandika Jakarta, Senin (15/4/2019). 

Direktur Utama PT Adhi Karya, Budi Harto mengatakan bahwa perjanjian itu merupakan kelanjutan dari Surat Penunjukan Pemenang Lelang yang diterbitkan PDAM Tirta Dumai Bersemai pada 18 Januari 2019 lalu.

“Dari penandatanganan perjanjian itu, PT Dumai Tirta Persada dan PDAM Tirta Dumai Bersemai berkomitmen memberikan akses air bersih kepada 20.300 sambungan rumah (SR),” ungkap  Budi Harto.

Budi menambahkan, proyek Investasi Penyediaan Air Minum Kota Dumai ini merupakan proyek dengan skema kerja sama antara pemerintah dengan badan usaha (KPBU) atas prakarsa badan usaha pertama di Indonesia.

Total investasi proyek ini diperkirakan sebesar Rp489 miliar dengan masa konsesi selama 25 tahun dan dibangun secara bertahap, yakni tahap I.A sebesar 50 lpd, tahap I.B sebesar 200 lpd, dan tahap ll sebesar 200 Ipd.

“Kalau mengerjakan proyek penjernihan itu kami sudah lama, sudah banyak yang kami kerjakan. Sekarang ini kami melihat banyak kota yang defisit air bersihnya. Maka kami berinisiasi menjadi investor,” kata Budi Harto.

Selama prosesnya, PDAM Tirta Dumai Bersemai melibatkan Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk memfasilitasi persiapan dan transaksi proyek. 

Penandatanganan ini merupakan Iangkah konkrit dari kedua belah pihak dalam mendukung Program Pemerintah, yaitu Program 100 0 100 untuk peningkatan akses air minum masyarakat Indonesia.

Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved