UUS Bank DKI Dukung Penyaluran Bantuan Operasional Tempat Ibadah

Penyaluran bantuan itu merupakan komitmen Bank DKI dalam mendukung program Pemprov DKI Jakarta serta implementasi Keputusan Gubernur Nomor 209/2019.

UUS Bank DKI Dukung Penyaluran Bantuan Operasional Tempat Ibadah
Dok. Bank DKI
Pemimpin Grup Pengembangan Jaringan Bank DKI, Romy Wijayanto (kanan) berbincang dengan nasabah saat melakukan pembukaan rekening usai melakukan peresmian Kantor Kas Bank DKI Pasar Anyar di Tangerang, (20/12). 

Sebagai bentuk dukungan kepada komunitas Jakarta dalam penyediaan akses layanan perbankan, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank DKI menyalurkan dana Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI) kepada Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta.

Hal itu sebagaimana penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani Direktur Keuangan Bank DKI, Sigit Prastowo dan Ketua Dewan Masjid Indonesia Provinsi DKI Jakarta, H. Ma’mun Al Ayyubi di Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Perjanjian Kerja Sama tersebut mencakup penyaluran dana Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI) Anggaran Tahun 2019 program sebesar Rp87,5 miliar yang terdiri dari 3.148 Masjid dan 1.000 Musholla. Adapun besaran bantuan Masjid dan Musholla per bulan masing-masing sebesar Rp2 juta dan Rp1 juta.

Corporate Secretary Bank DKI, Herry Djufraini dalam keterangan tertulisnya menyatakan, bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan komitmen Bank DKI dalam mendukung program Pemprov DKI Jakarta serta implementasi atas Keputusan Gubernur Nomor 209 Tahun 2019.

“Dana Bantuan Operasional Tempat Ibadah tersebut akan disalurkan melalui tabungan Monas iB Umum Non Perorangan Bank DKI Syariah,” ujarnya Jumat (12/4/2019).

Herry Djufraini juga mengajak komunitas Masjid dan Mushola untuk menjadi merchant Jak QR sehingga jamaah bisa beramal dengan menggunakan fitur scan to pay JakOne Mobile dari Bank DKI.

Sementara itu, Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Pemprov DKI Jakarta, Hendra Hidayat mengapresiasi Bank DKI dalam penyediaan akses layanan perbankan kepada Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta. Kedepannya, ia berharap agar Bank DKI dapat terus bersinergi mendukung program Pemprov DKI Jakarta. 

Perkuat Layanan Perbankan Digital

Herry Djufraini menambahkan, Bank DKI berkomitmen untuk terus mendorong penerapan transaksi non tunai di DKI Jakarta.

Berbagai produk dan layanan perbankan digital dari Bank DKI senantiasa hadir untuk memudahkan transaksi kebutuhan sehari-hari masyarakat, ataupun memenuhi kebutuhan pengembangan bisnis dunia usaha hingga mendukung program kerja sektor pemerintahan.

Hal tersebut diwujudkan dengan terus mendorong penggunaan produk digital banking Bank DKI seperti JakOne Mobile. Sampai dengan Maret 2019, kata dia, total transaksi menggunakan JakOne Mobile telah mencapai Rp1,3 triliun.

Sejumlah fitur yang menjadi keunggulan JakOne Mobile diantaranya adalah Pembayaran pajak dan retribusi daerah; Transfer P2P ke sesama JakOne Pay (no handphone); maupun belanja dan pembayaran E-commerce di Tokopedia, Blanja.com, Dinomarket dan Bukalapak (proses UAT).

Selain itu juga bisa melakukan transaksi Scan To Pay QR Code di merchant-merchant terkemuka seperti McDonald, KFC, Gramedia, Indomaret, Alfamart dan lain-lain maupun warung-warung di sekitaran.

JakOne Mobile juga memiliki fasilitas E-statement rekening gabungan sampai dengan 3 bulan terakhir; finger scan untuk meningkatkan keamanan login aplikasi, pembayaran transaksi belanja dengan teknologi face recognition.

Terakhir, JakOne Moboli juga bisa mengintegrasikan rekening tabungan, e-money server based dan e-money card based melalui top up JakCard via JakOne Mobile untuk HP berbasis Android dengan fitur NFC.

Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved