Ujian Tertulis Berbasis Komputer Masuk Perguruan Tinggi Negeri Digelar Tiap Sabtu dan Minggu

Kepala Humas dan KIP Universitas Indonesia (UI), Rifelly Dewi Astuti mengatakan, UTBK wajib diikuti oleh seluruh calon mahasiswa yang ingin masuk PTN

Ujian Tertulis Berbasis Komputer Masuk Perguruan Tinggi Negeri Digelar Tiap Sabtu dan Minggu
Warta Kota
Pelaksanaan UTBK gelombang pertama sebagai syarat mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 di Kampus UI Depok, Sabtu (13/4/2019). 

Gelombang pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai syarat mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019, telah dimulai pada Sabtu (13/4). Sebanyak 28.528 peserta akan beradu kepintaran untuk masuk ke PTN.

Kepala Humas dan KIP Universitas Indonesia (UI), Rifelly Dewi Astuti mengatakan, UTBK wajib diikuti oleh seluruh calon mahasiswa yang ingin masuk perguruan tinggi negeri (PTN).

UTBK diikuti siswa lulusan 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan SMA sederajat, serta lulusan Paket C 2017, 2018, dan 2019.

"Pelaksanaan UTBK 2019 untuk UI menggelarnya di Kampus UI Salemba dan Depok, menggandeng 26 SMA/SMK Negeri dan Swasta di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Depok," kata Rifelly, Minggu (14/4/2019) kepada Wartakotalive.com.

Dia menyebut, di gelombang pertama UI beserta sekolah mitra menyiapkan sebanyak 30.060 kursi. Sedangkan pada gelombang kedua menyediakan 35.750 kursi untuk 34.940 peserta.

Pelaksanaan UTBK 2019 digelar oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Waktu ujiannya akan dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu selama dua bulan. Di mulai 13, 14, 20, 27, 28 April, 4 dan 5 Mei 2019.

Sedangkan gelombang kedua diadakan pada 11, 12, 18, 25 dan 26 Mei 2019.

"UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik untuk memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi. Usai ujian peserta akan mendapat hasil nilai yang nantinya digunakan untuk mendaftar di masing-masing program studi," jelas Rifelly.

Rincian kapasitas yang dikelola UI untuk UTBK gelombang pertama dari total peserta 28.528 orang, sebanyak 15.108 orang terdaftar di Kelompok Ujian Saintek dan 13.420 orang di Kelompok Ujian Soshum.

Sedangkan dari segi jenis peserta terdiri atas 27.027 peserta reguler dan 1.501 peserta Bidikmisi.

Lebih lanjut pada gelombang kedua akan diikuti sebanyak 34.940 peserta ujian, terdiri atas 14.460 peserta Kelompok Ujian Saintek dan 20.480 peserta Kelompok Ujian Soshum, di mana 30.730 orang merupakan peserta reguler dan 4.210 peseta Bidikmisi.

Rifelly mengungkapkan, materi UTBK 2019 meliputi Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). TPS mengukur kemampuan kognitif, yang terdiri atas kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.

"Sedangkan TKA mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah. Soal-soal ujian diarahkan pada Higher Order Thinking Skills (HOTS)," pungkasnya.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved