Pilpres 2019

Surat Suara Tercoblos di Malaysia, Kubu 02: People Power yang Dibilang Amien Rais Bisa Terjadi?

WAKIL Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Priyo Budi Santoso menduga apa yang selama ini dikhawatirkan pihaknya, akan terjadi.

Surat Suara Tercoblos di Malaysia, Kubu 02: People Power yang Dibilang Amien Rais Bisa Terjadi?
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Priyo Budi Santoso 

WAKIL Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Priyo Budi Santoso menduga apa yang selama ini dikhawatirkan pihaknya, akan terjadi.

Alasannya, beberapa hal, terutama mengenai kasus tercoblosnya surat suara di Malaysia yang menjadi keprihatinan mereka.

Kemudian, banyak timbul pertanyaan dari pihak BPN mengenai adab Luber Jurdil yang seharusnya dijalankan dalam pemilihan umum, baik di dalam maupun luar negeri.

Surat Suara Tercoblos di Malaysia, Prabowo: Pertandingan Belum Mulai, Kita Sudah Tahu Golnya Berapa

"Jangan-jangan yang kami khawatirkan benar? Apakah yang disampaikan oleh Pak Amien Rais tentang people power bisa terjadi?" ujarnya di Media Centre Prabowo-Sandi, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Kendati demikian, dirinya masih optimis dengan sikap penyelenggara pemilu saat ini, yang langsung cepat dan tanggap serta serius melakukan investigasi kejadian di Malaysia.

"Kami meyakini KPU akan memakai cara darurat terbaik dengan adab Luber Jurdil," katanya. 

Ini Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Saat Kampanye Akbar Jokowi-Maruf Amin di SUGBK Besok

Sementara, Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi Ahmad Muzani menduga kejadian surat suara tercoblos, bukan hanya terjadi di Malaysia.

Dari laporan yang diterima oleh pihak BPN, kejadian serupa juga terjadi di Belanda dan Arab Saudi.

"Laporan itu datang dari Belanda, Arab Saudi, dan Malaysia. Tapi, kami masih ingin validasi dan terus melakukan konfirmasi atas laporan tersebut," tuturnya, di tempat yang sama.

Prabowo Isyaratkan AHY Bakal Masuk Pemerintahannya, Fadli Zon Dia Bilang Banyak yang Enggak Suka

Dia meminta agar KBRI dan KJRI di luar negeri tidak ikut-ikutan melakukan gerakan politik, yang berujung pada tidak berjalannya demokrasi secara baik.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved