Pilpres 2019

Prabowo: Kita Harus Contoh Republik Rakyat Tiongkok dan Berani Belajar dari yang Hebat

CALON presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menilai pembangunan Bangsa Indonesia telah salah arah.

Prabowo: Kita Harus Contoh Republik Rakyat Tiongkok dan Berani Belajar dari yang Hebat
Kompas.com/Kristianto Purnomo
CALON Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto menyampaikan gagasannya saat Debat Kedua Calon Presiden, Pemilihan Umum 2019, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). 

CALON presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menilai pembangunan Bangsa Indonesia telah salah arah.

Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia harus berani melakukan evaluasi terhadap pembangunan yang dijalankan.

Bahkan, Prabowo Subianto menyebut Indonesia harus belajar dari Tiongkok, terkait upaya menghilangkan kemiskinan.

LIVE STREAMING Debat Kelima Pilpres 2019: Ini Perbedaan dan Urutan Segmennya

Hal itu ia sampaikan dalam debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019) malam.

"Kita harus contoh seperti Republik Rakyat Tiongkok dalam 40 tahun. Dia hilangkan kemiskinan 40 tahun. Kita harus contoh, berani belajar dari yang hebat," kata Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, Prabowo Subianto mengaku tidak menyalahkan Jokowi atas pembangunan yang dinilai menyimpang dari filosofi bangsa.

Meski Seandainya Kalah dari Jokowi, Prabowo Subianto Diprediksi Bakal Maju Lagi di Pilpres 2024

Menurut dia, pembangunan yang menyimpang itu merupakan kesalahan semua anak bangsa.

"Jadi kembali lagi saya terus terang saja, saya tidak menyalahkan Pak Jokowi, saya tidak menyalahkan. Ini kesalahan kita sebagai bangsa dan sudah berjalan belasan, bahkan puluhan tahun, tapi kita harus berani mengoreksi diri kita salah jalan," papar Prabowo Subianto.

Untuk itu, Prabowo Subianto mengajak semua pihak kembali kepada UUD 1945.

Tujuh Hoaks Pemilu 2019 Ini Bikin Heboh, KPU Sebut Kelompok Orang Jahat Terus Produksi Berita Bohong

Dia meminta pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan dan memastikan petani serta nelayan sejahtera.

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved