Hasil Survei, Wanita Bisnis di E-Commerce Agar Bisa Memberdayakan Masyarakat

Hasil Survei, Wanita Bisnis di E-Commerce Agar Bisa Memberdayakan Masyarakat.

Hasil Survei, Wanita Bisnis di E-Commerce Agar Bisa Memberdayakan Masyarakat
thinkstockphotos
Hasil survei menunjukkan ada 12,7 persen perempuan yang masuk dalam kategori generasi Y atau milenial, kelahiran 1981-1994 memulai bisnis e-commerce dengan jadi seller. Mereka menjadi seller dilatar belakangi oleh keinginan untuk bisa memberdayakan masyarakat. 

Berdasarkan data tersebut aktivis hak-hak perempuan, Tunggal Pawestri, menilai, perempuan Indonesia sudah memiliki insting untuk bisa berkontribusi lebih banyak kepada masyarakat.

"Perempuan sudah secara insting berkontribusi untuk melakukan pemberdayaan, bukan hanya memikirkan kepentingan penghasilan untuk diri sendiri," kata Tunggal Pawestri, Jumat (12/4/2019).

Bisnis Asuransi Properti Dapat Berkah Meningkatnya Penyaluran Kredit Properti

Menurut Tunggal, ketika seorang perempuan bekerja, sudah secara naluriah perempuan tersebut memiliki keinginan untuk bisa melakukan pemberdayaan masyarakat.

Hal itu menurutnya belum tentu terpikirkan leh laki-laki, yang memang terkonstruksi sosial harus menghidupi keluarganya.

Setelah di AS, Kini di Inggris Diluncurkan Kartu Debit Bitcoin

Dia pun menyanggah munculnya stigma yang menyatakan bahwa perempuan kerap menjatuhkan perempuan lainnya dalam mengejar karir.

Kompetisi yang ada untuk mencapai jenjang yang lebih tinggi di dunia kerja, seharusnya tidak ada sangkut pautannya dengan gender.

"Itu persoalan dunia kerja aja, urusannya kompetisi, ada yang satu ingin maju, yang lain ketinggalan," ujar dia.

Info Lowongan Kerja Akhir Pekan, Daftar Lowongan Kerja di Blibli.com

Berita ini sudah diunggah di Kompas.com dengan judul Melalui E-Commerce, Perempuan Indonesia Berkontribusi terhadap Masyarakat

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved