Fashion

Produk Cadar 'Humaira Niqab' Bidik Peluang Pasar Muslimah Berhijrah

Saat ini semakin banyak perempuan muslimah yang mengenakan cadar atau niqab. Tren busana muslim dengan cadarsedang populer di komunitas kaum hawa.

Produk Cadar 'Humaira Niqab' Bidik Peluang Pasar Muslimah Berhijrah
Warta Kota/Ign Agung Nugroho
Niken Oliviasilo saat menggelar media gathering di Cabe Hijau Resto, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2019). 

Saat ini semakin banyak perempuan muslimah yang mengenakan cadar atau niqab. Tren busana muslim dengan cadar memang sedang populer di komunitas kaum hawa.

Hal inilah yang membuat Niken Oliviasilo, tertarik untuk menekuni usaha sebagai perancang cadar.

Sejak Agustus 2018 lalu, perempuan yang awal mulanya berkarier di salah satu perusahaan otomotif sepeda motor asal Jepang ini, membangun merek 'Humaira Niqab' berkolaborasi dengan sahabatnya, Laila.

Menurut Niken, dengan kondisi Indonesia sebagai negara dengan populasi penduduk muslim terbesar di dunia, tren cadar sekarang sudah dilihat sebagai salah satu sunnah gaya hidup atau hijrah.

“Ketika memutuskan untuk berhijrah, banyak muslimah yang memutuskan untuk mengenakan niqab. Ini jadi salah satu titik perhatian saya. Saya melihat produsen niqab banyak, tapi yang fokus dan memperhatikan 'kenyamanan' dengan harga terjangkau belum banyak," kata Niken saat menggelar media gathering di Cabe Hijau Resto, Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2019).

Perempuan kelahiran 1979 itu mengaku memutuskan untuk mengenakan cadar sejak 2018 lalu. Dalam mendesain produk-produk Humaira Niqab ia sangat memperhatikan pemilihan bahannya.

"Untuk bagian khusus wajah, saya mencari material bahan yang lembut, jatuh, mudah dipakai bernafas, dalam arti tidak pengap dan tentunya juga tidak panas. Bahannya kami pesan di supplier khusus," kata ibu dua anak itu.

Sedangkan untuk pengerjaannya, Niken mengklaim digarap oleh penjahit yang terampil.

Niken mengaku bisnis cadar yang dirintisnya ini tidak 100 persen hanya membidik keuntungan semata, melainkan lebih mengharapkan ridho Illahi dan keberkahan.

Sejauh ini, Niken lebih memilih untuk mempromosikan dan menjual produknya lewat pameran atau bazaar.

Halaman
12
Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved