Kota Jakarta

Ini Alasan Empat Startup Berbasis Cloud di Indonesia Resmi Bergabung Jadi Satu

Empat Startup Indonesia Resmi Bergabung untuk Kembangkan UMKM. Keempatnya adalah Talenta, Sleekr, Jurnal dan Klikpajak.

Ini Alasan Empat Startup Berbasis Cloud di Indonesia Resmi Bergabung Jadi Satu
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Empat Startup atau perusahaan rintisan penyedia platform bisnis, berbasis cloud di Indonesia, menyatakan diri resmi bergabung menjadi satu perusahaan atau berkonsolidasi dengan nama Mekari, Rabu (11/4/2019). 

Empat Startup Indonesia Resmi Bergabung untuk Kembangkan UMKM. Keempatnya adalah Talenta, Sleekr, Jurnal dan Klikpajak.

EMPAT Startup atau perusahaan rintisan penyedia platform bisnis, berbasis cloud di Indonesia, menyatakan diri resmi bergabung menjadi satu perusahaan atau berkonsolidasi.

Keempat startup financial technology (fintech) yang bergabung itu adalah Talenta, Sleekr, Jurnal dan Klikpajak.

Mereka melebur menjadi satu perusahaan bernama Mekari.

Chief Executive Officer Mekari Suwandi Soh, menjelaskan, sinergi ini merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan visi keempat startup yang kini menjadi visi Mekari, yakni untuk menjadi platform yang berkontribusi dalam mendukung perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UKM) di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital, dalam pengelolaan SDM dan finansial.

Apalagi, kata Suwandi, berdasar data Kementerian Kominfo, dari 59,2 juta UMKM di Indonesia baru sekitar 6,5 juta UMKM saja atau sekitar 10 persen, yang sudah benar-benar memanfaatkan teknologi digital dalam pengembangan usaha mereka.

Pasangan Capres yang Menang Telak di Pemilihan Luar Negeri, Begini Penjelasan KPU

Video Viral, Kapal Maritim Malaysia Kejar Kapal Indonesia Ngotot Soal Wilayah Nggak Tahunya

Bandingkan Jumlah Peserta Kampanye Jokowi dan Prabowo di Sriwedari Solo Dari Foto-foto Drone Ini

"Karenanya kami bergabung dan hadir untuk memberikan solusi yang lengkap dan solid bagi UMKM, sekaligus mendukung visi UMKM go digital di Indonesia,” kata Suwandi dalam siaran pers yang diterima Warta Kota, Kamis (11/4/2019).

Konsolidasi ini, katanya, diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi adopsi teknologi untuk meningkatkan produktivitas bisnis UMKM di Indonesia.

"Konsolidasi ini juga merupakan bentuk dukungan dari pihak swasta terhadap upaya pemerintah Indonesia dalam mempercepat targetnya untuk mendigitalisasi delapan juta UMKM pada akhir tahun 2019 ini," kata Suwandi.

Ia menjelaskan bahwa pihaknha melihat sektor UKM di Indonesia saat ini membutuhkan banyak solusi modern untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis perusahaan.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved