Bupati Bekasi Nonaktif Ingin Melahirkan di Luar Penjara, Sidang Ditunda Tiga Pekan

Bupati Bekasi Nonaktif Minta kepada majelis hakim agar bisa menjadi tahanan kota. Alasannya, ia akan melahirkan dalam waktu dekat.

Bupati Bekasi Nonaktif Ingin Melahirkan di Luar Penjara, Sidang Ditunda Tiga Pekan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin di Gedung KPK Jakarta, Senin (15/10/2018) malam. 

Sidang suap perizinan megaproyek Meikarta kembali digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (10/4), dengan agenda pemeriksaan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin.

Dalam persidangan tersebut, Neneng yang tengah berbadan dua meminta majelis hakim untuk mengabulkan permohonannya menjadi tahanan kota mengingat dirinya dalam waktu dekat ini akan melahirkan.

"Saya mohon status tahan kota bisa dikabulkan untuk melahirkan," kata Neneng.

Menanggapi hal tersebut, majelis Hakim, jaksa dan pengacara memutuskan penundaan persidangan selama tiga pekan atau hingga awal Mei.

Neneng akan kembali menjalani persidangan kasusnya pada 8 Mei 2019, dengan agenda mendengarkan tuntutan dari jaksa KPK.

Neneng merupakan salah satu bupati perempuan termuda, yakni 38 tahun. Istri dari Almaida Rosa Putra itu ditangkap oleh pihak KPK karena dugaan penerimaan suap terkait proyek Meikarta pada 14 Oktober 2018.

Saat ditangkap, ternyata Neneng tengah mengandung lima bulan yang akan menjadi anak ketiganya.

Sudah Lama Ditangkap KPK, Neneng Hasanah Yassin Akhirnya Mundur dari Bupati Bekasi

Dalam persidangan, Neneng sembari menangis mengakui penyesalannya telah menerima uang suap dan kapok menjadi kepala daerah.

Kader Partai Golkar ini pun enggan berurusan lagi dengan partai politik. "Tidak ingin. Saya merasa bersalah," kata Neneng kepada majelis hakim.

Bahkan, dia mengaku telah mengundurkan diri dari jabatan Bupati Bekasi dan tidak ingin kembali berkarier sebagai jabatan publik.

Halaman
12
Editor: Yupratomo DP
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved